Amran Siapkan Skema Baru Pasokan Jagung untuk Peternak

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Tangguh Yudha , Jurnalis-Jum'at, 09 Oktober 2026 |13:59 WIB

Amran Siapkan Skema Baru Pasokan Jagung untuk Peternak

Mentan Amran (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyiapkan skema baru pasokan jagung untuk mengatasi mahalnya nilai pakan nan membebani peternak, terutama pada periode September hingga Desember.

Salah satu langkah nan disiapkan adalah melibatkan Perum Bulog untuk menyerap dan mendistribusikan jagung kepada peternak nan diharapkan dapat menjaga keseimbangan nilai bagi petani sekaligus menekan beban biaya pakan.

Amran mengatakan, pemerintah bakal membenahi ekosistem peternakan dari hulu hingga hilir agar pasokan pakan tetap terjaga dan peternak dapat mempertahankan usahanya. Kebijakan tersebut diklaim menjadi solusi permanen agar persoalan kenaikan nilai pakan tidak terus berulang setiap tahun.

"Tadi, kita sepakat, nan pertama, pakan mahal, itu masalahnya. Dan masalahnya di bulan September, Oktober, November, Desember. Di sini kita jaga tiap tahun. Insyaallah tahun ini kita benahi, mudah-mudahan tahun depan tidak terjadi lagi," ungkap Amran dalam konvensi pers, Jumat (9/10/2026).

Menurutnya, pemerintah bakal melibatkan Bulog dalam pembelian dan penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Bulog juga bakal mendistribusikan jagung nan tersedia di penyimpanan sembari melanjutkan pengadaan, dengan memanfaatkan kuota SPHP nan tetap tersisa sebanyak 150.000 ton.

Selain itu, pemerintah juga bakal memberikan support bibit jagung cuma-cuma untuk lahan seluas 20.000 hektare hingga Desember 2026. Program ini diarahkan untuk mendukung petani jagung bimbingan peternak sehingga kebutuhan bahan baku pakan dapat dipenuhi melalui kemitraan langsung.

"Kementerian Pertanian, kami memberikan hari ini sampai Desember 20.000 hektar bibit bibit jagung gratis. Kemudian setelah ini tumbuh ditanam, nan membeli adalah jika peternak katakanlah oversupply, nan menjadi off-taker untuk nan dibina langsung dibeli oleh Bulog," jelas Amran.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑