Pemain timnas Irak Amir Al-Ammari(AFP/HUSSEIN FALEH )
GELANDANG jagoan timnas Irak, Amir Al-Ammari, menegaskan ambisinya untuk menikmati setiap detik petualangan di Piala Dunia 2026. Kembalinya Irak ke panggung tertinggi sepak bola bumi ini menjadi momen berhistoris setelah mereka tidakhadir selama 40 tahun dari turnamen empat tahunan tersebut.
Irak tergabung dalam grup neraka, ialah Grup I, nan dihuni tim-tim raksasa dengan deretan pemain bintang global. Skuad "Singa Mesopotamia" dijadwalkan bersaing dengan timnas Norwegia nan diperkuat Erling Haaland, timnas Prancis dengan megabintang Kylian Mbappe, serta kekuatan Afrika, timnas Senegal, nan dipimpin Sadio Mane.
Fokus dan Tanpa Tekanan
Menghadapi lawan-lawan tangguh, Al-Ammari meminta rekan-rekan setimnya untuk tetap tenang dan tidak terbebani oleh ekspektasi berlebih. Ia menekankan pentingnya mentalitas nan tepat saat berjumpa para pemain terbaik dunia.
"Jangan memberikan terlalu banyak tekanan kepada diri sendiri; nikmati saja momen itu dan konsentrasi pada apa nan sedang terjadi saat itu," ujar Al-Ammari sebagaimana dikutip dari laman resmi FIFA.
Pemain nan sekarang merumput berbareng klub Polandia, Cracovia, tersebut menyadari bahwa level permainan Irak bakal terdongkrak secara otomatis melalui persaingan di grup ini. Meski berstatus underdog, dia menjanjikan perlawanan sengit di atas lapangan.
Jadwal Pertandingan Irak di Grup I
Irak bakal memulai kampanye mereka di Amerika Utara dengan menghadapi tantangan bentuk dari Norwegia sebelum berjumpa dengan mantan juara dunia, Prancis. Berikut adalah agenda komplit pertandingan Irak:
| Norwegia | Stadion Boston, AS | Rabu, 17 Juni, 05.00 |
| Prancis | Stadion Philadelphia, AS | Selasa, 23 Juni, 04.00 |
| Senegal | Stadion Toronto, Kanada | Sabtu, 27 Juni, 02.00 |
Pilar Penting Singa Mesopotamia
Al-Ammari bukan sosok baru di lini tengah Irak. Di usia 28 tahun, dia telah mengantongi 50 caps dan menjadi jenderal lapangan tengah nan tak tergantikan. Kontribusinya nyata dengan catatan lima gol dan empat assist untuk negaranya.
Publik sepak bola Indonesia tentu tetap mengingat kualitasnya, ketika salah satu assist krusialnya tercipta saat Irak melumat Skuad Garuda dengan skor 5-1 pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran kedua, November 2023 lalu.
"Bagi saya, ini bakal menjadi tonggak krusial lainnya dalam pekerjaan saya, ialah bisa turun ke lapangan dan bersaing melawan para bintang terbesar di dunia," pungkasnya dengan optimisme tinggi. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·