Ravie Wardani
, Jurnalis-Sabtu, 27 Juni 2026 |07:11 WIB

Amanda Manopo Duga Pelaku Pemalsuan Tanda Tangan adalah Orang Dalam. (Foto: Instagram/@amandamanopo)
JAKARTA - Amanda Manopo menduga, ada borok di internal manajemen perusahaannya setelah mengalami pemalsuan tanda tangan untuk beragam proyek profesionalnya, selama 2 tahun terakhir.
Kondisi itu membikin Amanda berbincang dengan pihak Polres Metro Jakarta Selatan. “Setelah diskusi, rupanya ini tak sekadar kasus pemalsuan tanda tangan namun juga penggelapan biaya perusahaan,” ujar Sandy Arifin, kuasa norma sang aktris, Jumat (26/6/2026).
Hingga kini, Amanda Manopo dan tim kuasa hukumnya tetap menelusuri siapa saja dalang di kembali kerugian finansial nan dialami kliennya. Modus pelaku juga terbilang nekat lantaran mengalihkan duit perusahaan ke rekening pribadi.
“Kami tetap menyelidiki orang-orang dalam perusahaan nan berpotensi melakukan perihal tersebut. Kami belum berani sebut nama lantaran dugaan tetap belum mengerucut ke orang tertentu,” ungkap Sandy menambahkan.
Aksi bandel oknum internal perusahaan tersebut, menurut Sandy Arifin, rupanya sudah berjalan selama nyaris 2 tahun. Amanda Manopo mengaku, sengaja menahan diri demi menjaga kehamilannya.
“Kenapa tak bersuara meski sudah 2 tahun? Karena kemarin kan saya mengandung dan enggak mau stress nan bisa buat bayinya kenapa-kenapa di dalam kandungan. Nah, setelah melahirkan baru kita proses,” tutur aktris Cinta Yasmin tersebut.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·