Amagra
JAKARTA — Amagra, penyanyi remaja asal Indonesia, memperkenalkan Butterflies, sebuah album nan menjadi kelanjutan dari perjalanan musikalnya berbareng Ninenote Music. Di tengah lanskap musik nan bergerak sigap dan tren nan silih berganti, khususnya di kalangan Gen Z, Amagra memilih untuk tidak sekadar mengikuti arus, melainkan membangun musik berasas karakter vokal, cerita, dan emosi nan mau dia sampaikan.
Pilihan tersebut sejalan dengan komitmen Ninenote Music dalam menghadirkan karya melalui proses produksi nan melibatkan musisi, pembuat lagu, penyanyi, serta para ahli dengan pengalaman di bidangnya. Ninenote Music dikembangkan sebagai label rekaman boutique asal Indonesia dengan orientasi untuk membangun karya dan talenta nan mempunyai kualitas serta daya jangkau internasional.
Dalam proses tersebut, Amagra kembali bekerja berbareng Aminoto Kosin dan Irvnat, dua sosok nan telah terlibat sejak awal perjalanan musikalnya. Dari proses imajinatif nan mereka bangun bersama, lahirlah Butterflies sebagai sebuah album nan membawa Amagra ke tahap berikutnya, dengan pendekatan musik nan tetap mempertahankan karakter vokalnya sekaligus memberi ruang bagi perkembangan musikalnya.
Salah satu kekuatan album ini terletak pada kedekatan tema lagu dengan bumi Amagra sebagai seorang penyanyi remaja. Lagu-lagu nan dihadirkan berbincang mengenai cinta dan beragam emosi nan berkarakter universal; tentang rasa suka, rindu, kehilangan, kebingungan, hingga proses menerima keadaan. Meski berangkat dari pengalaman individual Amagra, cerita dan emosi nan datang dalam Butterflies tidak terbatas pada usia alias generasi tertentu.
Tema-temanya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan tetap relevan dengan pengalaman banyak orang di masa kini, sehingga setiap pendengar dapat menemukan cerita dan emosi nan relate dengan dirinya.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·