Alumni BEM Nusantara Sambangi Jokowi: Belajar Kepemimpinan

Sedang Trending 1 jam yang lalu
 Belajar Kepemimpinan PB-IKA BEM Nusantara menemui Presiden ke-7 RI Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah.(IKA BEM Nusantara)

Pengurus Besar Ikatan Alumni (PB-IKA) BEM Nusantara memperkuat konsolidasi kebangsaan dengan menjalin komunikasi berbareng sejumlah tokoh nasional guna membahas kepemimpinan masa depan dan peran strategis generasi muda dalam pembangunan bangsa.

Ketua PB IKA BEM Nusantara, Wahyu Irawan, mengatakan agenda tersebut diawali dengan pertemuan berbareng Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Solo, Jawa Tengah, pada Senin (15/6). Selanjutnya, organisasi tersebut juga dijadwalkan berjumpa Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka pada Rabu (17/6). Menurut Wahyu, rangkaian pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi organisasi untuk menyerap pandangan para tokoh nasional mengenai kepemimpinan, kebangsaan, dan tantangan nan bakal dihadapi generasi muda Indonesia ke depan.

“Beliau (Jokowi) menekankan pentingnya menjaga persatuan, memperkuat soliditas, dan menyiapkan generasi muda nan bisa menghadirkan solusi bagi masyarakat,” kata Wahyu.

Ia menjelaskan, audiensi dengan sejumlah tokoh nasional merupakan bagian dari proses konsolidasi organisasi menjelang pelantikan kepengurusan baru PB IKA BEM Nusantara nan bakal berjalan pada 18 Juni 2026 di Jakarta. Wahyu menilai IKA BEM Nusantara mempunyai peran krusial sebagai wadah nan menghimpun alumni mahasiswa untuk melahirkan pemimpin muda nan mempunyai komitmen dan semangat pengabdian kepada bangsa.

“Kami percaya kepemimpinan Indonesia berada di tangan generasi muda. Oleh lantaran itu alumni BEM Nusantara kudu menjadi motor gagasan, inovasi, dan kerjasama untuk mendukung kemajuan bangsa,” ujar mantan Presiden Mahasiswa Universitas Islam Djakarta (UID) tersebut.

Rangkaian komunikasi dengan para tokoh nasional, lanjutnya, bakal terus dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat perbincangan antara generasi muda dan para pemimpin bangsa.

“Kami mau membangun perbincangan nan konstruktif dengan para pemimpin bangsa. Bersama kedua tokoh tersebut kami membahas pentingnya menyiapkan estafet kepemimpinan nasional nan kuat, adaptif, dan dekat dengan aspirasi generasi muda,” jelasnya.

Wahyu menambahkan, hubungan nan baik antara jaringan alumni mahasiswa dan para pemimpin nasional krusial untuk memastikan generasi muda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berkedudukan sebagai tokoh utama nan ikut menentukan arah masa depan Indonesia.

“IKA BEM Nusantara mau menjadi rumah besar alumni mahasiswa nan bisa melahirkan pendapat dan kepemimpinan baru untuk Indonesia. Semangat nan kami bawa adalah kolaborasi, persatuan dan optimisme menyongsong Indonesia Emas,” tandas Wahyu. (Ant/E-3).

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia