Alasan Sopir Pikap di Bogor Kabur Usai Serempet Motor: Panik Dikejar Warga

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Polisi mengungkap argumen pengemudi pikap kabur usai menyerempet sepeda motor hingga ke wilayah Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Bogor, Jawa Barat. Kepada polisi, pengemudi berinisial JD itu mengaku kabur lantaran panik dikejar warga.

"Ya diduga keterangan daripada nan berkepentingan untuk info awal adalah lantaran panik dan takut dikejar-kejar oleh penduduk nan mengakibatkan nan berkepentingan itu tetap melanjutkan perjalanan," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman, Selasa (8/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pikap tersebut membawa muatan drum. Ares mengatakan peruntukan drum tersebut tetap dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Membawa drum, untuk isinya tetap dalam lidik (penyelidikan)," ungkapnya.

Untuk saat ini, pengemudi telah diamankan polisi untuk mencegah amukan massa. Status norma pengemudi sendiri tetap sebagai saksi.

"Kami sedang melaksanakan penyelidikan di bagian laka lantasnya (kecelakaan lampau lintas)," bebernya.

Sebelumnya, sebuah mobil pikap dirusak sejumlah penduduk di sekitar Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Mobil tersebut dirusak setelah diduga menyerempet sepeda motor dan berupaya melarikan diri.

"Bahwa sebelumnya itu pengemudi kendaraan pikap itu bergerak dari arah lampu merah Simpang PDAM menuju ke arah Sentul City," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman, Senin (7/9).

Peristiwa itu terjadi pada pagi hari tadi. Sebelum dirusak, mobil tersebut sempat dikejar-kejar oleh penduduk sehingga menarik perhatian personil polisi lampau lintas.

"Nah, kita lakukan pengejaran. Setibanya di lampu merah Sentul, sempat berbenturan dengan kendaraan sepeda motor Yamaha N-Max," terangnya.

Namun, bukannya berhenti, mobil tersebut tetap terus melakukan perjalanan. Bahkan Ares mengatakan mobil tersebut nyaris menabrak petugas kepolisian.

"Kemudian, pada akhirnya diamankan di sekitar SICC. Sempat terjadi memang pengerusakan terhadap kendaraan Daihatsu Gran Max pikap tersebut oleh beberapa pengendara ataupun penduduk nan mungkin geram terhadap pelaku nan sebelumnya memang terjadi serempetan dan berupaya untuk melarikan diri," bebernya.

(rdh/whn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News