Alasan Ridho Rahmadi Menantu Amien Rais Mundur dari Ketum Partai Ummat

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, mengungkap argumen menantu Amien Rais, Ridho Rahmadi, mundur sebagai ketua umum partai. Sambo menyebut Ridho kesulitan membagi waktu dan kondisinya sering sakit selama masa kepengurusan.

"Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah lantaran beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur politeknik AI di Jogja nan baru berumur setahun. nan kedua-keduanya memerlukan waktu, tenaga dan pikiran nan full," kata Sambo kepada wartawan, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sambo mengatakan Ridho sudah mencoba menjalani tugas tersebut secara berbarengan selama satu tahun. Namun, kondisi fisiknya tak memungkinkan nan akhirnya berakibat ke kesehatan.

"Beliau sudah mencoba selama 1 tahun ini bolak kembali Jogja-Jakarta untuk menjalankan kedua tugas tersebut bersamaan, tapi akhirnya bentuk beliau tidak kuat juga," ungkap Sambo.

"Alasan kedua, lantaran dua tanggung jawab nan besar itu akhirnya berakibat pada kesehatan beliau menjadi sering sakit. Alasan Ketiga juga hasil renungan beliau dan juga hasil konsultasi beliau dengan Pak Amien dan family dan juga konsultasi dengan Sekretaris Majelis Syuro," tambahnya.

Ridho Rahmadi akhirnya memutuskan mundur sebagai ketum. Sambo mengatakan Ridho berkomitmen tetap aktif sebagai personil majelis syuro.

"Akhirnya beliau dengan bulat hati memutuskan untuk mundur dari Ketum Partai Ummat tapi tetap berkecimpung di partai sebagai personil majelis syuro. Adapun argumen Pak Taufik mundur adalah solidaritas dengan Mas Ketum dan juga mau agar ada penyegaran di ketua DPP, dan Pak Taufik tetap aktif membantu partai Ummat dengan penugasan yg baru, Insyaallah," tuturnya.

Sambo berambisi kepemimpinan Partai Ummat mendatang bakal lebih baik. Sambo mau partai tetap solid dan senantiasa bekerja sama.

"Mari kita menatap ke depan dengan bekerja dan berjuang dengan lebih baik, lebih solid dan lebih bekerja sama diantara kita. Semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan, pengarahan dan Rahmatnya kepada kita semua," kata Sambo.

"Mas Ridho tetap sebagai kader dan personil majelis syuro. Mas Taufik tetap aktif di partai DPP membantu sekjen nan baru, sebagai sekretaris eksekutif," imbuhnya.

(dwr/eva)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News