Aksi Remaja Bawa Kantong Hijau di CFD HI, Pungut dan Pilah Sampah sambil Lari

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Amanda dan ketiga temannya, dari Satuan Karya Pramuka Kalpataru (Saka Kalpataru) CFD sembari memilah sampah di area Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Suasana Car Free Day (CFD) di area Bundaran HI, Jakarta Pusat, Minggu (13/9), tampak ramai dengan penduduk nan berolahraga dan menghabiskan waktu berbareng family maupun teman.

Di tengah keramaian itu, empat anak muda terlihat berlari sembari membawa kantong plastik berwarna hijau. Namun, mereka bukan sekadar berolahraga. Sesekali mereka berakhir untuk mengambil dan memilah sampah nan ditemukan di sepanjang jalan.

Keempatnya ialah Amanda Dwi Putri Anita (17), Shintya Salsabila Pramesti (17), Kayla Shafa Ramadhani (17), dan Elsa Hanum (17). Mereka merupakan personil Satuan Karya Pramuka Kalpataru alias Saka Kalpataru.

Menariknya, Amanda mengatakan aktivitas memilah sampah tersebut bukan merupakan tugas tertentu. Ia dan teman-temannya memang beriktikad datang ke CFD untuk beraktivitas sekaligus menjaga kebersihan lingkungan.

“Jadi jika Saka Kalpataru itu tentang kebersihan lingkungan, pengamanan dan menjaga lingkungan bumi,” kata Amanda mewakili teman-temannya saat ditemui, Minggu (13/9).

“Sambil lari CFD-an, terus sembari memilah sampah juga,” sambungnya.

Amanda dan ketiga temannya, dari Satuan Karya Pramuka Kalpataru (Saka Kalpataru) CFD sembari memilah sampah di area Bundaran HI Jakarta Pusat, Minggu (13/9/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Amanda bercerita, mereka datang sejak sekitar pukul 07.00 WIB. Sampah nan mereka kumpulkan kemudian dipilah berasas jenisnya.

Amanda menyebut ada tiga kategori nan mereka kenali, ialah residu, anorganik, dan organik. Mereka tampak betul-betul memahami apa nan mereka lakukan.

“Ini ada tiga jenis sampah. Ada residu, anorganik, sama organik. Residu itu bahan nan berbahaya, anorganik itu seperti botol-botol nan didaur ulang, jika organik itu sisa makanan, daun kering, dan kulit buah,” jelas Amanda.

Kegiatan tersebut mereka lakukan hingga sekitar pukul 10.00 WIB. Tidak ada jumlah sampah tertentu nan kudu dikumpulkan. Mereka hanya berupaya mengumpulkan sampah sebanyak mungkin selama berada di area CFD.

“Sebanyak-banyaknya sih,” kata Amanda.

Bagi Amanda dan teman-temannya, aktivitas sederhana tersebut menjadi langkah untuk ikut menjaga kebersihan Kota Jakarta.

Mereka berambisi masyarakat juga lebih peduli terhadap sampah nan dihasilkan saat beraktivitas di luar rumah, terutama untuk masyarakat nan beraktivitas saat CFD.

“Jaga lingkungan, jangan terlalu banyak buang sampah di jalan, dan buang sampah pada tempatnya,” pesan Amanda.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan