Jakarta, CNBC Indonesia - Satuan tugas unik P2SP nan mengurusi debottlenecking buatan pemerintah dinilai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah melangkah baik.
Salah satu persoalan besar sejauh ini nan pernah ditangani oleh satgas itu kala menangani masalah di Proyek Strategis Nasional (PSN) Onshore Liquefied Natural Gas (LNG) Abadi Masela dengan nilai US$22 miliar.
"Tapi kinerjanya sudah banget baik sekali. Kalau nan besar, saya lihat waktu itu Inpex nan di Masela (LNG) Abadi Field itu US$ 22 miliar," ungkap Purbaya kepada CNBC Indonesia dalam aktivitas Economic Update 2026 dikutip Senin (22/6/2026).
Sebagai informasi, sidang soal LNG Abadi Masela dilakukan pada 24 Februari 2026. Dalam sidang nan dipimpin oleh Menteri Keuangan Purbaya saat itu, perusahaan asal Jepang, Inpex Masela ltd memaparkan progres proyek sekaligus kebutuhan support pemerintah.
Dalam sidang, Inpex menjelaskan bahwa percepatan realisasi PSN memerlukan penyederhanaan regulasi, percepatan perizinan, ekspansi akses pasar global, serta fasilitasi penurunan biaya.
Khususnya pada komponen rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan instalasi (Engineering, Procurement, Construction, and Installation - EPCI) nan menjadi penentu utama nilai investasi dan ditargetkan dimulai pada awal 2027.
Proyek ini mencatat kemajuan signifikan dengan support SKK Migas, termasuk persetujuan AMDAL serta progres tahap FEED nan melangkah sesuai rencana.
PSN ini diproyeksikan menjadi salah satu penopang utama ketahanan daya Indonesia melalui pengembangan akomodasi LNG berkapasitas 9,5 juta ton per tahun, serta produksi kondensat dan gas alam dalam jumlah signifikan. Meski demikian, pengembangan Blok Masela tetap menghadapi sejumlah tantangan investasi nan memerlukan support kebijakan dan koordinasi lintas sektor agar proyek dapat melangkah optimal.
Selain itu, Purbaya juga menceritakan penanganan masalah di beberapa program listrik tenaga surya nan ada di Cirata nan macet sebelum akhirnya saat ini sudah berjalan. Begitu juga penanganan masalah di Mandalika soal air.
Adanya sidang debottlenecking, ungkap Purbaya, memberikan akibat sangat positif. Bahkan ada beberapa kasus macet ketika mau dilaporkan ke Satgas P2SP akhirnya proses penyelesaiannya dipercepat.
"Itu nan akibat positif dari debottlenecking task force itu. Ada berapa kasus seperti itu. Baru mau dilaporkan, kenapa dibawa ke sana, kita beresin, beres. Jadi masalah saya sudah beres," ungkap Menteri Keuangan.
"Itu akibat nan mau kita harapkan sebetulnya. Ngapain saya capek-capek? Apa terus-terusan," lanjutnya.
Purbaya juga menjelaskan bahwa satgas soal debottlenecking tersebut merupakan sinergi dari beragam kementerian dan juga pusat-daerah.
"Karena itu krusial untuk memastikan suasana investasi bisa diperbaiki," kata Purbaya.
Purbaya menjelaskan ada akibat positif saat kasus macet dibereskan oleh debottlenecking, ialah bergeraknya ekonomi wilayah seperti adanya pendapatan wilayah nan meningkat.
Pesan Purbaya dengan hadirnya satgas debottlenecking tersebut kepada penanammodal adalah, "Jangan takut berinvestasi di indonesia."
"Kalau ada masalah, pasti kita perbaiki regulasinya. Tapi jika tetap ada masalah, ada tempat untuk mengadu sehingga rencana investasi mereka bisa melangkah dengan baik dan mereka bisa untung," pesan Purbaya.
(rob/haa)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·