Feby Novalius
, Jurnalis-Jum'at, 28 Agustus 2026 |10:54 WIB

Pemerintah mendorong pemanfaatan aset dan ruang publik untuk memperluas akses masyarakat terhadap jasa pemberdayaan ekonomi. (Foto: Okezone.com)
JAKARTA — Pemerintah mendorong pemanfaatan aset dan ruang publik untuk memperluas akses masyarakat terhadap jasa pemberdayaan ekonomi.
Menurut Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, peluncuran Perintis Berdaya Connect (PBS) dapat menjadi ruang kerjasama bagi pelaku upaya mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, serta koperasi dengan beragam jasa pemerintah, mitra usaha, dan pihak pendukung lainnya.
“Saya sangat berambisi Perintis Berdaya Connect agar menjadi aktivitas transformasi ekosistem upaya nan menjadi penopang pertumbuhan pelaku ekonomi di dan sekitarnya. Kita percaya dengan ekosistem nan baik ini menjadikan Kota Batu unggul dibanding kota-kota lainnya di seluruh Indonesia,” kata Muhaimin, Jumat (28/8/2026).
PBC melibatkan sejumlah lembaga dan organisasi nan telah menjalankan jasa bagi pelaku usaha, antara lain Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (PLUT KUMKM) Batu, Batu Creative Hub, Komite Ekonomi Kreatif Batu, dan Rumah BUMN Malang. Kolaborasi tersebut juga terbuka bagi pihak lain sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat dan Pelindungan Pekerja Migran Leontinus Alpha Edison mengatakan PBC tidak dibentuk dengan menambah akomodasi alias program baru. Konsepnya adalah menghubungkan dan mengoptimalkan jasa nan sudah tersedia agar lebih mudah diakses masyarakat.
“Filosofi utama Perintis Berdaya Connect bukan menambah beban administratif dengan program baru. Sebaliknya, kami mau merapikan labirin birokrasi, menyederhanakan akses, dan mengintegrasikan jasa pengembangan upaya masyarakat,” ujar Leontinus.
Menurut dia, pendekatan tersebut diharapkan dapat memperpendek jarak antara pelaku upaya dan beragam support nan dibutuhkan, baik bagi upaya nan baru dimulai maupun nan sedang berkembang.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·