Akses Pasar Jadi Tantangan Desa Wisata, Kanal Digital Mulai Diperluas

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Akses Pasar Jadi Tantangan Desa Wisata, Kanal Digital Mulai Diperluas Wisata Wayang Dusun Pucung Wukirsari, Yogyakarta.(Dok. Instagram/@wisatawayang)

PENGEMBANGAN desa wisata sekarang tidak hanya berjuntai pada peningkatan kapabilitas pengelola dan potensi destinasi, tetapi juga keahlian menjangkau pasar nan lebih luas. Kanal digital menjadi salah satu jalur nan dimanfaatkan untuk mempertemukan desa wisata dengan calon pengunjung, termasuk visitor umum dan segmen wisata edukasi.

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas akses tersebut melalui program Desa Bakti BCA dengan menyediakan pembelian paket wisata pada fitur Lifestyle di aplikasi myBCA. Untuk meningkatkan kunjungan, program ini juga dilengkapi promo nan berjalan lebih panjang dibandingkan periode promosi sebelumnya.

Promo tersebut berjalan mulai akhir Juli 2026 hingga 30 November 2026. Sebelumnya, promosi wisata Desa Bakti BCA lebih banyak datang pada momentum tertentu, seperti libur Lebaran, libur sekolah, serta Natal dan Tahun Baru. Periode promosi nan lebih panjang diharapkan dapat menjaga visibilitas destinasi sekaligus membuka kesempatan kunjungan nan lebih berkepanjangan sepanjang tahun.

Program ini mencakup sejumlah desa wisata bimbingan nan mempunyai potensi wisata unggulan. Destinasi nan terlibat antara lain Wisata Wayang Dusun Pucung Wukirsari dan Desa Wisata Pentingsari di Yogyakarta, Kampung Wisata Pecinan Glodok di Jakarta, Wirawisata Goa Pindul di Yogyakarta, Desa WisataTaro di Bali, serta Desa Wisata Bilebante di Nusa Tenggara Barat.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F Haryn mengatakan ekspansi akses pasar menjadi salah satu kebutuhan dalam pemberdayaan desa wisata agar faedah ekonomi dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

"BCA meyakini bahwa pemberdayaan desa wisata tidak hanya memerlukan peningkatan kapabilitas masyarakat, tetapi juga perlu didukung dengan ekspansi akses pasar nan lebih luas dan berkelanjutan. Melalui fitur Lifestyle di aplikasi myBCA, kami berambisi dapat meningkatkan minat pengguna untuk paketwisata edukasi maupun rekreasi di Desa Bakti BCA, sehingga bisa menciptakan akibat ekonomi nan nyata bagi masyarakat setempat," kata Hera dikutip Rabu (16/9).

Perluasan akses pasar tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan Desa Bakti BCA untuk memperkenalkan desa wisata sekaligus mendukung misi penjualan (sales mission) bagi desa-desa binaan. Salah satu bentuknya adalah menghadirkan program promosi nan memberikan nilai tambah bagi nasabah. 

Melalui menu 'MKP Tiket Wisata' pada fitur Lifestyle di aplikasi myBCA, pengguna dapat memperoleh potongan harga20% dengan minimum transaksi Rp50.000. Promo tersebut mempunyai kuota harian terbatas dan bertindak hingga 30 November 2026.

Selain visitor umum, program ini juga menyasar pasar wisata edukasi, khususnya sekolah nan mempunyai program school trip alias pengalaman belajar berbasis perjalanan. Perluasan kanal penjualan tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi desa-desa bimbingan untuk menjangkau segmen visitor nan lebih luas dan beragam.

Hera mengatakan pariwisata berbasis organisasi mempunyai peran dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi nan inklusif dan berkelanjutan. 

"BCA percaya bahwa pariwisata berbasiskomunitas mempunyai peran krusial dalam menciptakan pertumbuhan nan inklusif dan berkelanjutan. Melalui beragam inisiatif, BCA bakal terus bekerja-sama dengan masyarakat untuk mengembangkan potensi lokal, memperkuat daya saing desa wisata, serta menghadirkan pengalaman perjalanan nan berarti bagi pengunjung," pungkas Hera. (E-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia