Akses Lembah Anai Dibuka 24 Jam, Progres Perbaikan Tembus 73 Persen

Sedang Trending 3 jam yang lalu
Akses Lembah Anai Dibuka 24 Jam, Progres Perbaikan Tembus 73 Persen Lembah Anai(Doc HKI)

PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) mencatatkan progres penanganan pascabencana di area Lembah Anai mencapai 73% per akhir Mei 2026, dan menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada Juli 2026. Saat ini akses Lembah Anai telah dibuka penuh selama 24 jam untuk kendaraan roda dua maupun roda empat, memulihkan jalur penghubung strategis Padang-Bukittinggi. 

Sejumlah pekerjaan utama telah diselesaikan, meliputi pengalihan aliran air, normalisasi sungai, perlindungan badan jalan, pekerjaan borepile di beberapa titik terdampak, penimbunan badan jalan, perkuatan lereng, pekerjaan saluran, serta perlindungan pondasi Jembatan Margayasa.

Dengan rampungnya pekerjaan-pekerjaan tersebut, HKI sekarang memfokuskan upaya pada penyelesaian struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, saluran, serta pekerjaan pengaman jalan. 

Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, menyatakan percepatan penyelesaian dilakukan dengan tetap menjaga kualitas dan keselamatan. 

“HKI terus berupaya mempercepat penyelesaian penanganan Lembah Anai dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta kelancaran mobilitas masyarakat. Dengan telah selesainya sejumlah pekerjaan utama, HKI sekarang konsentrasi melanjutkan penyelesaian 20 titik pengerjaan dengan scope pengerjaan seperti, struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, saluran, pekerjaan pengaman jalan serta pekerjaan aspal hotmix,” ujar Resnu, Senin (22/6). 

Resnu menambahkan, akses Lembah Anai saat ini telah dibuka penuh selama 24 jam untuk kendaraan roda dua dan roda empat. Kondisi tersebut turut mendorong peningkatan volume lampau lintas nan melintasi area tersebut, terutama pada periode libur panjang. 

“Dengan tersambungnya kembali akses Lembah Anai secara penuh, mobilitas masyarakat di Sumatra Barat dapat melangkah lebih lancar. Ruas ini mempunyai peran krusial sebagai jalur penghubung strategis, sehingga HKI berkomitmen untuk menyelesaikan penanganan ini pada Juli 2026, agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,” imbuh Resnu.  

Pembukaan akses secara penuh turut mendorong peningkatan volume lampau lintas di area tersebut, terutama pada periode libur panjang. Dengan tersambungnya kembali Lembah Anai, arus lampau lintas dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya diharapkan pulih sepenuhnya dan membawa akibat positif bagi masyarakat, baik dari sisi perekonomian maupun sosial. (RK)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia