Ilustrasi(Dok TKK Penabur)
TKK PENABUR Jakarta kembali menggelar program tahunan berjudul Spirit of Joy melalui aktivitas Edutrain nan membujuk peserta didik kelas TKB merasakan pengalaman belajar di luar kelas dengan menaiki kereta api berbareng orang tua.
Kegiatan nan berjalan sepanjang April hingga Mei 2026 tersebut diikuti 1.116 peserta nan terdiri atas siswa dan orang tua dari 21 sekolah TKK PENABUR Jakarta. Para peserta dibagi dalam empat gelombang keberangkatan, ialah pada 25 April, 9 Mei, 23 Mei, dan 30 Mei 2026.
Kepala Jenjang TKK PENABUR Jakarta, Margarita Inuk, mengatakan aktivitas ini merupakan bagian dari upaya sekolah untuk menanamkan kemandirian, keberanian mencoba perihal baru, serta memperkenalkan bumi transportasi publik kepada anak sejak usia dini.
“Kami bekerja sama dengan PT KAI mau mengedukasi anak mengenai bumi perkeretaapian. Mulai dari tata langkah naik kereta api, sopan santun selama menggunakan transportasi umum dengan mempraktikkan budaya ‘tolong’, ‘maaf’, dan ‘terima kasih’, hingga mengenal pekerjaan serta stasiun nan dilalui menggunakan Kereta Luar Biasa TKK BPK PENABUR Jakarta,” kata Inuk dikutip dari siaran pers nan diterima, Selasa (2/6).
Dalam aktivitas tersebut, para peserta terlebih dulu mengikuti sesi edukasi di Stasiun Gambir sebelum menaiki kereta nan terdiri atas delapan gerbong. Kereta berangkat pukul 10.30 WIB dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Bogor.
Antusiasme terlihat dari para siswa nan mengikuti perjalanan tersebut. Gillian, siswa TKK 2 PENABUR, mengaku senang dapat menikmati pengalaman naik kereta api berbareng teman-teman dan orang tuanya.
“Aku senang sekali bisa naik kereta api, apalagi perginya sama teman-teman dan Mami,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Cassandra, siswa TKK 3 PENABUR. Menurutnya, aktivitas tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menambah pengetahuan tentang pekerjaan di bumi perkeretaapian.
“Aku sekarang kelas K2, hari ini saya naik kereta sama Mami. Orang nan mengendarai kereta itu masinis,” katanya dengan penuh semangat.
Tak hanya siswa, para orang tua juga menyambut positif aktivitas tersebut. Prisilia, orang tua Cassandra, menilai Edutrain menjadi sarana pembelajaran nan efektif lantaran anak-anak dapat memperoleh pengalaman secara langsung.
“Enjoy sekali hari ini lantaran tatanan aktivitas nan dibuat oleh TKK PENABUR Jakarta sangat rapi. Anak-anak juga jadi teredukasi dengan peran-peran petugas kereta nan dijelaskan langsung kepada mereka. Jadi, ini aktivitas nan baik menurut saya,” katanya.
Menurut Inuk, aktivitas Edutrain tidak hanya bermaksud mengenalkan transportasi publik, tetapi juga mempererat hubungan antara anak dan orang tua melalui pengalaman belajar bersama.
“Harapan dari terselenggaranya aktivitas ini anak-anak dapat teredukasi mengenai bumi perkeretaapian, semakin mandiri, berani mencoba perihal baru, dan mempunyai waktu berbareng orang tua sehingga bisa saling belajar. Begitu juga dengan teman-teman, mereka bisa berbincang dan berbagi satu dengan nan lain,” tuturnya.
Lebih jauh, aktivitas Spirit of Joy juga menjadi bagian dari upaya pembentukan profil siswa BEST BPK PENABUR Jakarta sejak usia dini. Profil tersebut mencakup karakter Be Tough nan menekankan jati diri, spiritualitas, dan karakter Kristiani nan tangguh; Excel Worldwide nan mendorong penguasaan pengetahuan pengetahuan, teknologi, dan kepemimpinan; Share with Society nan menumbuhkan kepedulian sosial dan penghargaan terhadap keberagaman; serta Trust in God nan mengajarkan sikap mengandalkan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. (E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·