Feby Novalius
, Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |13:16 WIB

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terdeteksi hingga ketinggian 50.000 kaki alias Flight Level 500 (FL500) dan bergerak ke arah barat daya. (Foto: Okezone.com/IMG)
JAKARTA — Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terdeteksi hingga ketinggian 50.000 kaki alias Flight Level 500 (FL500) dan bergerak ke arah barat daya. Kondisi tersebut membikin AirNav Indonesia memprioritaskan pengelolaan ruang udara nan terdampak, terutama di wilayah penerbangan Jakarta.
AirNav Indonesia melalui International NOTAM Office menerbitkan ASHTAM VAWR3760 pada 7 September 2026 pukul 09.10 WIB mengenai perkembangan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. Dalam ASHTAM tersebut, status peringatan Gunung Anak Krakatau ditetapkan pada level Merah (Colour Code Red Alert).
Sebaran abu vulkanik pada ketinggian hingga FL500 alias sekitar 50.000 kaki bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan 15 knot alias sekitar 28 kilometer per jam. Sementara itu, sebaran abu pada ketinggian hingga FL150 alias sekitar 15.000 kaki bergerak ke arah barat dengan kecepatan nan sama.
ASHTAM juga menyebut abu vulkanik pada ketinggian tinggi telah terpisah dari sumber gunung berapi dan bergerak ke arah barat daya. Sebaran tersebut diperkirakan menipis alias menghilang dalam waktu 12-18 jam. Adapun emisi abu vulkanik nan berjalan secara terus-menerus hingga FL150 bergerak ke arah barat.
Kondisi tersebut berada dalam Flight Information Region (FIR) Jakarta. AirNav Indonesia memberikan perhatian unik terhadap airport dan rute pelayanan lampau lintas penerbangan (ATS routes) nan terdampak dalam pengelolaan ruang udara.
Sementara itu, AirNav Indonesia juga menerbitkan ASHTAM VAWR9818 pada 7 September 2026 pukul 08.20 WIB mengenai aktivitas vulkanik Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara.
ASHTAM tersebut menetapkan status peringatan Gunung Ibu pada level Oranye (Colour Code Orange Alert). Sebaran abu vulkanik teridentifikasi hingga FL070 alias sekitar 7.000 kaki dan bergerak ke arah utara dengan kecepatan 10 knot alias sekitar 19 kilometer per jam.
38 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·