Airlangga Hartarto Targetkan Wushu Raih Medali Emas di Asian Games 2026 Nagoya

Sedang Trending 3 hari yang lalu
Airlangga Hartarto Targetkan Wushu Raih Medali Emas di Asian Games 2026 Nagoya Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Wushu Indonesia periode 2026-2030, Airlangga Hartarto, memberi sambutan dalam pelantikan pengurus PB Wushu Indonesia masa hormat 2026-2030 di Jakarta, Jumat (12/6/2026).(ANTARA/Arindra Meodia)

KETUA Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) periode 2026-2030, Airlangga Hartarto, secara resmi menetapkan sasaran tinggi bagi timnas wushu Indonesia. Dalam masa hormat barunya, Airlangga membidik raihan lencana emas dari arena Asian Games 2026, nan bakal berjalan di Nagoya, Jepang.

Target tersebut ditegaskan Airlangga usai prosesi pelantikan pengurus PBWI masa hormat 2026-2030 di Jakarta, Jumat (12/6). Menurutnya, wushu mempunyai rekam jejak nan solid dalam menyumbangkan lencana bagi Merah Putih di kancah Asia.

"Kami sangat berambisi di Asian Games nanti, wushu bisa kembali menyumbangkan lencana emas. Dalam beberapa jenis Asian Games sebelumnya, wushu selalu berperan-serta dan konsisten mendapatkan emas," ujar Airlangga nan juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI.

Fokus Regenerasi dan Proyeksi Olimpiade

Selain mengejar prestasi jangka pendek di Nagoya, PBWI juga mulai menyusun peta jalan pembinaan jangka panjang. Langkah ini diambil sebagai corak antisipasi jika bagian olahraga wushu resmi dipertandingkan di arena Olimpiade pada masa mendatang.

Airlangga menekankan bahwa stok atlet muda Indonesia saat ini sangat menjanjikan. Hal ini dibuktikan dengan prestasi gemilang tim junior Indonesia di level bumi nan bisa bersaing dengan kekuatan tradisional wushu seperti Hong Kong dan Tiongkok.

Data Prestasi & Target Wushu Indonesia

Aspek Keterangan / Pencapaian
Target Utama Medali Emas Asian Games 2026 Nagoya
Prestasi Kejuaraan Dunia Junior Peringkat 3 Dunia (29 Medali)
Status SEA Games 2025 Juara Umum
Fokus Pembinaan Regenerasi Atlet & Persiapan Olimpiade

"Kemarin dalam kejuaraan bumi junior, kita sukses mendapatkan 29 medali. Indonesia menempati posisi ketiga tertinggi setelah Hong Kong dan Tiongkok. Ini parameter signifikan bahwa kita mempunyai pelapis atlet senior nan potensial," imbuhnya.

Tantangan Transisi Atlet Senior

Meskipun optimistis, Airlangga mengakui adanya tantangan besar dalam perihal regenerasi, terutama lantaran sejumlah atlet jagoan Indonesia sekarang sudah tidak lagi aktif bertanding. Ia menekankan pentingnya penguatan mental dan jam terbang bagi para atlet muda agar siap mengisi kekosongan nan ditinggalkan para senior.

Senada dengan perihal tersebut, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi prestasi wushu. Ia berambisi kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto dapat mempertahankan status wushu sebagai lumbung lencana Indonesia.

“Atlet wushu Indonesia telah membuktikan kualitasnya dengan menjadi juara umum pada SEA Games 2025. Besar angan saya, wushu kembali menjadi bagian olahraga jagoan nan membikin bangsa bangga melalui prestasi emasnya,” pungkas Marciano. (Ant/Z-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia