AHY Ungkap SBY Tetap Melukis saat Jalani Cek Kesehatan di AS

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melukis di tepi Sungai Mississippi, Minnesota, Amerika Serikat. Foto: YouTube/ Susilo Bambang Yudhoyono

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan sang ayah, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tetap aktif melukis meski tengah menjalani pemeriksaan kesehatan di Rochester, Amerika Serikat.

Hal itu disampaikan AHY saat menghadiri pembukaan Pameran Lukisan SBY Art Community (SAC) 2026 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

"Walaupun beliau saat ini berada di Rochester, Amerika Serikat dalam serangkaian medical check-up, dan tentunya dengan berat hati tidak bisa datang bersama-sama kita hari ini, tapi hati dan pikiran beliau ada berbareng kita," kata AHY dalam sambutannya.

AHY mengaku baru berkomunikasi dengan SBY pada Senin (17/8). Ia menyampaikan, SBY menitipkan ucapan terima kasih kepada para tamu nan datang untuk mengapresiasi karya seni dalam pameran tersebut.

"Harusnya Pak Gubernur (Pramono Anung), (SBY) konsentrasi kan mau medical check-up, terapi, dan lain sebagainya, berobat, itu tetap menyempatkan diri untuk melukis. Datang ke pinggir sungai, kemudian melukis, dan tetap produktif," ujarnya.

Menurut AHY, karya-karya terbaru SBY tetap dapat dinikmati meski dirinya sedang berada di Amerika Serikat.

"Karya-karya beliau tetap terus bisa kita nikmati, walaupun hanya melalui Instagram," kata AHY.

Melukis saat Kehilangan Sang Istri

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Menko Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono tiba dalam aktivitas "Nonton Bareng Kuda Biru Project berbareng Panti Asuhan" di XXI Plaza Senayan Jakarta, Sabtu (20/6/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

AHY kemudian menceritakan perjalanan SBY menekuni bumi seni lukis. Menurutnya, aktivitas tersebut menjadi salah satu langkah SBY menemukan kembali kebahagiaan setelah kehilangan sang istri, Ani Yudhoyono, pada 1 Juni 2019 silam.

AHY mengatakan, family sempat cemas kondisi SBY semakin terpuruk setelah kepergian Ani. Sebab, menurutnya, SBY mengalami kesedihan nan sangat mendalam.

"Dalam suasana duka gelap, bisa menjadi saksi ketika itu sungguh broken-nya hati Pak SBY. Sehingga kami cemas jika Pak SBY nan kita cintai terus terlarut dalam duka dan kehilangan," ujar AHY.

Namun, SBY kemudian menemukan aktivitas nan membuatnya kembali bersemangat. Pilihan tersebut adalah melukis.

"Tapi akhirnya kami juga berbahagia, berterima kasih sekaligus, ketika beliau kembali menemukan kebahagiaan melalui melukis," katanya.

AHY menyebut melukis menjadi pilihan SBY untuk menyalurkan kegelisahan, kerinduan, dan rasa kehilangan setelah ditinggal Ani.

"Ketika sedang bersedih, hati-hati jika tidak punya pilihan untuk melampiaskan kegelisahan alias kerinduan alias kehilangan tadi. Pak SBY telah menemukan dalam melukis," ujar AHY.

Lebih lanjut AHY mengatakan, SBY kemudian menekuni seni lukis dengan serius. Ia apalagi mencari sendiri referensi pelukis bumi melalui YouTube untuk mempelajari teknik melukis nan diminatinya.

Salah satu nama nan menarik perhatian SBY adalah pelukis asal Jerman, Christopher Lehmpfuhl. SBY tertarik dengan teknik plein air painting nan dilakukan Lehmpfuhl, ialah melukis langsung di letak alias alam terbuka.

AHY menuturkan SBY juga tertarik dengan langkah Lehmpfuhl melukis menggunakan jari, bukan hanya kuas.

"Beliau browsing sendiri, memandang sendiri malam-malam. Kemudian mencoba untuk belajar plein air painting," kata AHY.

Ketertarikan itu kemudian membawa SBY berjumpa langsung dengan Lehmpfuhl saat berjamu ke Berlin pada 2024. AHY mengatakan pertemuan tersebut menjadi salah satu momen krusial dalam perjalanan SBY sebagai pelukis.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan