Ahli Beber Cara Nur Terapis Surabaya Kuras Rp 1,2 M di Rekening Pelanggan

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Surabaya - Sidang pencurian uang Rp 1,2 miliar nan dilakukan terapis di Surabaya berjulukan Nur Hasannah terhadap rekening pelanggannya berjulukan Tonny Soegiono kembali digelar. Saksi mahir di sidang mengungkap Nur menguras duit Tonny di rekening tanpa transaksi penarikan tunai.

"Tidak ada (uang dari rekening Tonny) nan diambil secara langsung, itu tidak ada," kata saksi ahli, Michael Daniel, dilansir detikJatim, Kamis (4/6/2026).

Michael sehari-hari bekerja sebagai Assitant Officer BCA Surabaya. Dia dihadirkan sebagai saksi mahir oleh jaksa untuk membeberkan gimana duit senilai Rp 1,2 miliar milik Tonny ludes dipindahkan terdakwa.

Menurut Michael, ada dua kemungkinan Nur bisa leluasa memindahkan biaya di rekening Tonny via m-banking. Pertama, terdakwa menguasai akses bentuk alias menguasai ponsel dan nomor siber korban secara langsung untuk menerima SMS OTP (One-Time Password).

Sedangkan nan kedua, Michael menyebut terdakwa melakukan manipulasi psikoligis alias adanya indikasi social engineering (rekayasa sosial).

"Itu bisa jadi social engineering alias gimana dia membikin pemegang nomor ponselnya melakukan kehendak nan diminta, seperti hipnotis ya. Transaksi terakhir kan dari aplikasi, tetap saja kudu memasukkan PIN," tutur Michael.

Dia menjelaskan untuk dapat memindahkan biaya via aplikasi m-banking, pengguna wajib menguasai ponsel nan nomornya telah terdaftar, mengetahui nomor kartu ATM, serta memasukkan kode keamanan alfanumerik beserta PIN.

Baca selengkapnya di sini

(ygs/ygs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News