Penyanyi Afgan saat ditemui di area Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (23/6).(MI/Nadhira Izzati A)
PENYANYI Afgan dipastikan bakal membawakan single debut legendarisnya nan dirilis pada tahun 2008 silam, 'Terima Kasih Cinta', dalam konser Afgan Retrospektif: The Concert pada 18 Juli mendatang. Di kembali kesuksesan besar lagu tersebut, dirinya mengaku sempat dilema lantaran ketidaksetujuannya saat lagu itu dijadikan komoditas utama di awal kemunculannya.
"Saya sempat punya love and hate relationship sama lagu itu. Karena dulu waktu pertama kali rilis, saya termasuk nan enggak setuju lagu itu jadi single," kenang Afgan saat ditemui di area Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (23/6).
Saat itu, ego bermusiknya sempat menolak keras lantaran warna pop melankolis nan diusung dirasa bertolak belakang dengan idealisme pribadinya. Afgan muda kala itu jauh lebih condong ke arah aliran musik jazz dan R&B.
"Namun, label saya bersikeras agar itu tetap jadi single. Mungkin waktu itu pikiran saya maunya jazz alias R&B, sementara lagu ini pop banget. Ternyata saya salah, maklum tetap idealis di masa 18 tahun lampau itu," lanjutnya seraya tersenyum.
Waktu akhirnya membuktikan bahwa lagu tersebut sukses melampaui sekat zaman. Kini, setelah melewati perjalanan panjang di industri musik, Afgan telah sepenuhnya menerima dan merangkul karya pertama nan telah berjasa melambungkan namanya di panggung intermezo tanah air.
Di panggung Afgan Retrospektif: The Concert pada 18 Juli 2026 nanti, dia pun menjanjikan sebuah sajian nan jauh lebih menyentuh lewat lagu tersebut.
"Ternyata lagu itu menjadi timeless. Sampai sekarang, setiap saya menyanyi, tidak pernah tidak ada nan meminta lagu 'Terima Kasih Cinta'. Saya sudah sampai di titik di mana saya merangkul lagu itu lantaran dia sangat berjasa buat saya. Jadi kelak lagu ini bakal dibawakan dengan langkah nan pasti lebih emosional," papar Afgan.
Pertunjukan lagu penanda awal kariernya tersebut juga dipersiapkan secara khusus. Afgan mau membawa sebuah pesan simbolis nan sangat dalam bagi dirinya sendiri secara individual sebagai seorang manusia.
"Akan ada pertemuan saya dengan diri saya nan lebih muda secara simbolis di lagu 'Terima Kasih Cinta' ini. Konsepnya lebih kayak, 'Oke, gue sudah berbaikan dengan saya nan mini dulu, dan mari kita menjalani hidup ini bersama-sama.' Jadi, maknanya sangat dalam buat saya," tuturnya.
English (US) ·
Indonesian (ID) ·