Ada Stasiun KRL 'Hantu' Gunung Putri di Bogor, Ini Respons Kemenhub

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk membuka kembali operasional Stasiun Gunung Putri nan berada di Jalur Citayam-Nambo dan menjadi bagian dari jalur Jakarta Kota-Bogor.

Direktur Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kemenhub, Allan Tandiono mengatakan saat ini pihaknya tetap mengevaluasi rencana tersebut dan belum dipastikan kapan pembangunan bakal dimulai.

"Terkait Stasiun KRL Gunung Putri, kami tetap pertimbangan ya," kata Allan saat ditemui wartawan di gedung DPR RI, Senin (13/4/2026).

Pihaknya saat ini bakal berfokus pada revitalisasi stasiun-stasiun nan ada di jalur Manggarai-Bojonggede-Bogor terlebih dahulu.

"Kami bakal memfokuskan revitalisasi stasiun-stasiun nan ada di jalur Jakarta-Bogor (Manggarai-Bojonggede-Bogor)," terangnya.

Sebagai informasi, Menteri Perhubungan sebelumnya ialah Budi Karya Sumadi menyatakan pihaknya sudah mengkaji rencana pembangunan kembali Stasiun Gunung Putri, terutama mengenai pembebasan lahan.

Namun, pihaknya tidak menyatakan kapan pembangunan Stasiun Gunung Putri bakal berlangsung.

Stasiun Gunung Putri saat ini tengah ditunggu-tunggu oleh pengguna KRL jalur Citayam-Nambo, setelah Stasiun Pondok Rajeg sukses direvitalisasi dan dioperasikan kembali pada 19 Oktober 2024.

Adapun letak eks Stasiun Gunung Putri berada di dekat dengan pabrik semen Indocement. Seperti halnya Stasiun Pondok Rajeg, letak stasiun juga berdekatan dengan jalan raya, sehingga kehadirannya tentu ditunggu oleh masyarakat sekitar. Namun kondisi saat ini, eks Stasiun Gunung Putri memprihatinkan.

Stasiun Gunung Putri sendiri sudah ditutup seiring berhentinya operasional KRD Nambo pada 2006 lalu. Namun sejak kembali aktifnya jalur tersebut oleh KRL hingga kini, Stasiun Gunung Putri belum kembali dibuka.

(chd/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News