Ada Aksi Sekitar Monas, KAI Imbau Penumpang Stasiun Gambir Datang Lebih Awal

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Jakarta -

Sejumlah komponen masyarakat bakal menggelar tindakan demonstrasi di area Monas, Jakarta Pusat, hari ini. PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengimbau calon penumpang di Stasiun Gambir untuk datang lebih awal.

"Sehubungan dengan adanya aktivitas penyampaian aspirasi pada Selasa, 20 Oktober 2026, nan berpotensi menyebabkan kepadatan lampau lintas di wilayah Daop 1 Jakarta, khususnya menuju Stasiun Gambir, pengguna kereta api diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan datang lebih awal ke stasiun," ujar Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).

Franoto mengimbau calon penumpang untuk mengatur lama perjalanan menuju Stasiun Gambir. Hal ini guna mengantisipasi keterlambatan akibat kondisi lampau lintas (lalin) di sekitar Monas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pelanggan kereta api diimbau untuk mengatur waktu perjalanan dan datang lebih awal ke Stasiun Gambir. Guna mengantisipasi kemungkinan keterlambatan akibat kondisi lampau lintas," ungkapnya.

"Untuk info lebih lanjut, pengguna dapat menghubungi pusat support melalui aplikasi Access by KAl," tambahnya.

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto sebelumnya memimpin apel berbareng Pangdam Jaya Letjen TNI Deddy Suryadi di lapangan Monas, Jakarta Pusat.

Sebanyak 9.505 personel campuran nan disiapkan terdiri atas 7.660 personel Polri, 1.540 personel TNI, 135 personel Pemda DKI Jakarta, dan 170 personel pengamanan dalam (pamdal).

Dadang menyampaikan penyampaian pendapat di muka umum merupakan kewenangan setiap penduduk negara nan kudu dihormati dan difasilitasi. Kehadiran TNI-Polri di tengah masyarakat merupakan corak pelayanan untuk memastikan setiap penduduk dapat menjalankan kewenangan dan aktivitasnya dengan aman.

"Konsep pengamanan kita hari ini, TNI, dan Polri, adalah memberikan pelayanan kepada penduduk negara sebagai bentuk bahwa negara kita adalah negara demokrasi," imbuhnya.

Dadang juga mengingatkan seluruh personel menjaga profesionalisme serta mengutamakan komunikasi dan pendekatan humanis dalam menghadapi dinamika di lapangan. Seluruh tindakan kudu dilakukan secara terukur, proporsional, dan sesuai prosedur nan berlaku.

(dvp/rfs)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑