Jakarta, CNBC Indonesia - Perkembangan terbaru terjadi di Timur Tengah, Kamis-Jumat (8/6/2026). Ketegangan kembali terjadi saat Iran dan Amerika Serikat dilaporkan saling tembak di Selat Hormuz.
Berikut updatenya dirangkum CNBC Indonesia.
1.Pertahanan Udara Iran Kembali Aktif di Teheran
Stasiun televisi Iran, IRIB, melaporkan bahwa pertahanan udara Iran telah diaktifkan di Teheran barat. Kantor buletin Mehr juga melaporkan bahwa pertahanan udara Iran "menangkal sasaran musuh".
2.Iran Sebut AS Langgar Gencatan Senjata
Komando militer pusat Iran menyebut AS melanggar gencatan senjata dalam perang Timur Tengah dengan serangan terhadap kapal di Selat Hormuz. Iran mengatakan mereka menyerang pasukan AS sebagai balasan.
"AS menargetkan sebuah kapal tanker minyak Iran nan bergerak dari perairan pesisir Iran di wilayah Jask menuju Selat Hormuz, serta kapal lain nan memasuki Selat Hormuz di seberang pelabuhan Fujairah, UEA," kata Khatam Al Anbiya dalam sebuah pernyataan nan dikutip oleh televisi pemerintah, menuduh AS juga melakukan serangan di tempat lain di selatan "bekerja sama dengan beberapa negara di area tersebut".
"Pasukan Iran segera dan sebagai jawaban menyerang kapal-kapal militer Amerika", tambahnya dimuat AFP.
3.Ledakan di Provinsi Hormozgan Iran
Televisi pemerintah Iran melaporkan ledakan di sebuah pulau di Selat Hormuz pada hari Kamis. Media itu mengatakan bahwa ledakan tersebut terjadi selama "baku tembak".
"Ledakan di dermaga Bahman di Pulau Qeshm terjadi selama baku tembak antara angkatan bersenjata Iran dan musuh," lapor stasiun televisi IRIB.
Media buletin Iran lainnya juga melaporkan ledakan tersebut. Sementara militer Israel mengatakan kepada AFP bahwa mereka "tidak mengetahui adanya" serangan tersebut.
4.Trump: Serangan Iran adalah "Sentuhan Kasih Sayang"
Presiden AS Donald Trump mengatakan serangan terhadap Iran nan dilakukan hanyalah 'sentuhan kasih sayang'. Ini diutarakannya dalam sebuah wawancara ABC.
"Gencatan senjata sedang berlangsung. Itu berlaku," katanya.
5. Kapal AS Ditembak
Trump mengatakan tiga kapal perang AS baru saja melintas di Selat Hormuz di tengah tembakan Iran. Namun menurutnya, AS dengan mudah menangkal dan menjatuhkan serangan itu.
"Tiga kapal perusak Amerika kelas bumi baru saja melintasi Selat Hormuz dengan sangat sukses, di bawah tembakan," kata Trump di media sosial.
"Tidak ada kerusakan pada ketiga kapal perusak tersebut, tetapi kerusakan besar terjadi pada penyerang Iran," klaimnya.
Ia juga mengatakan bahwa "rudal ditembakkan ke kapal perusak kami, dan dengan mudah dijatuhkan". Dirinya menambahkan bahwa drone juga "dibakar saat berada di udara" selama kejadian tersebut.
"Ketiga kapal perusak kami, dengan awaknya nan luar biasa, sekarang bakal berasosiasi kembali dengan blokade angkatan laut kami," kata Trump.
6.Trump Ancam Serangan Lebih Lanjut ke Iran
Trump mengatakan pada hari Kamis bahwa pasukan AS telah menimbulkan "kerusakan besar" pada sasaran Iran setelah tiga kapal perusak angkatan laut Amerika diserang. Tetapi, ujarnya, AS tetap terbuka untuk kesepakatan dengan Teheran.
"Kita bakal menghancurkan mereka dengan lebih keras, dan lebih brutal, di masa depan, jika mereka tidak menandatangani kesepakatan mereka, SECEPATNYA!" Kata Trump.
7.Gencatan Senjata Masih Berlaku?
Trump menepis ketegangan AS dan Iran pada hari Kamis membuyarkan gencatan senjata. Ia menilai peristiwa itu "hal sepele," dan mengatakan bahwa dia menganggap gencatan senjata tetap berlaku.
Ketika ditanya wartawan apakah gencatan senjata Iran tetap bertindak meskipun ada serangan, Trump berbicara "iya". Iya pun mengatakan Iran "sedang bermain-main dengan AS".
"Ya, tetap berlaku. Mereka bermain-main dengan kita hari ini. Kita menghancurkan mereka. Mereka bermain-main. Saya menyebut itu perihal sepele," tambahnya.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·