Medan, CNN Indonesia --
Ledakan hebat yang terjadi di Perumahan Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Senin (20/7), mengakibatkan tujuh unit rumah mengalami kerusakan.
Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan satu rumah nan menjadi pusat ledakan hancur parah, sementara rumah-rumah di sekitarnya turut terdampak akibat kuatnya tekanan ledakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Total rumah nan terdampak ada enam sampai tujuh rumah. Rumah-rumah tersebut terdampak lantaran posisinya berada tepat di depan rumah nan roboh," kata Jean Calvijn di letak kejadian.
Calvijn menyebut ledakan berasal dari rumah mewah Nomor 3B. Saat ini empat orang tetap terjebak di dalam rumah. Sementara itu, dua penunggu rumah lainnya sukses ditemukan dalam kondisi selamat.
"Data nan kami dapat saat kejadian ada enam orang nan berada di dalam rumah. Dari enam orang itu, seorang bapak sukses dievakuasi, kemudian seorang anak balita saat ini dirawat di salah satu rumah sakit," ujarnya.
Calvijn menjelaskan proses pencarian dan pemindahan tetap berjalan untuk menemukan empat korban lainnya nan diduga tetap tertimbun material bangunan.
"Kemudian empat lagi, kita bermohon berbareng semoga pemindahan nan kita laksanakan ini membuahkan hasil. Keempat orang ini antara lain satu orang istri pemilik rumah dan tiga orang lainnya ART (asisten rumah tangga). Kami minta doanya," ujarnya.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com di lokasi, rumah nomor 3B merupakan sumber ledakan. Bangunan rumah berlantai tiga itu mengalami kerusakan paling parah. Bagian anjungan roboh, sementara sebagian besar struktur depan gedung hancur akibat ledakan.
Tak hanya itu, sedikitnya tiga unit mobil nan terparkir di depan rumah turut mengalami kerusakan setelah tertimpa puing-puing bangunan.
Kerasnya ledakan juga menyebabkan material gedung beterbangan dan berceceran hingga ke jalan kompleks perumahan. Pecahan beton, besi, dan kaca menghantam sejumlah rumah di sekitar lokasi.
(fnr/fra)
Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·