Ilustrasi(Magnific)
TELUR menjadi salah satu bahan pangan nan paling banyak dikonsumsi masyarakat. Pasalnya telur mudah diolah, harganya relatif terjangkau, dan mempunyai kandungan gizi nan lengkap. Selain menjadi sumber protein berbobot tinggi, telur juga mengandung beragam vitamin, mineral, antioksidan, serta senyawa krusial nan berkedudukan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Menurut info nan dilansir dari Hello Sehat, telur mengandung nyaris seluruh unsur gizi makro dan mikro nan dibutuhkan tubuh. Bagian putih telur kaya bakal protein, vitamin B2, vitamin B6, vitamin B12, serta selenium. Sementara itu, kuning telur mengandung lemak, kolesterol, kalori, dan beragam mineral penting.
Dalam 100 gram alias sekitar dua butir telur ayam ras, terkandung 154 kalori, 12,4 gram protein, 10,8 gram lemak, serta sejumlah vitamin dan mineral seperti kalsium, fosfor, unsur besi, kalium, vitamin A, vitamin B1, dan vitamin B2. Telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan nan berfaedah untuk kesehatan mata.
Manfaat Telur
Dengan kandungan nutrisi nan beragam tersebut, telur menawarkan sejumlah faedah kesehatan nan sayang untuk dilewatkan.
1. Membantu Membentuk dan Memperbaiki Jaringan Tubuh
Protein merupakan salah satu unsur gizi utama nan terkandung dalam telur. Nutrisi ini berkedudukan dalam pembentukan dan perbaikan sel serta jaringan tubuh, mulai dari otot, tulang, darah, hingga organ-organ krusial lainnya.
Selain itu, protein juga dibutuhkan tubuh untuk menjalankan metabolisme, menghasilkan energi, mempercepat proses pengobatan luka, dan membantu produksi hormon. Karena itu, konsumsi telur dapat membantu memenuhi kebutuhan protein harian tubuh.
2. Menjaga Kesehatan Mata
Telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan nan banyak ditemukan pada retina mata. Kedua senyawa ini membantu melindungi mata dari kerusakan akibat paparan sinar berlebih.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa lutein dan zeaxanthin dapat membantu menurunkan akibat gangguan penglihatan, seperti katarak dan degenerasi makula nan sering terjadi pada usia lanjut.
3. Mendukung Fungsi dan Kesehatan Otak
Salah satu kandungan krusial dalam telur adalah kolin. Nutrisi ini mempunyai peran besar dalam perkembangan dan kegunaan otak, termasuk membantu proses pembentukan memori.
Kolin juga diketahui berkontribusi dalam menjaga kegunaan saraf, meningkatkan keahlian berpikir, serta mendukung daya ingat. Oleh lantaran itu, telur sering direkomendasikan sebagai salah satu sumber kolin nan baik untuk dikonsumsi sehari-hari.
4. Membantu Menjaga Keseimbangan Kolesterol
Meski sering dikaitkan dengan kolesterol, telur sebenarnya tidak selalu berakibat jelek terhadap kesehatan. Kolesterol nan berasal dari makanan umumnya tidak secara langsung meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Sebaliknya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur dapat membantu menjaga keseimbangan kadar kolesterol dalam tubuh. Studi nan dipublikasikan dalam British Medical Journal juga menemukan bahwa konsumsi telur tidak berangkaian dengan peningkatan akibat penyakit jantung maupun tekanan darah tinggi.
5. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung
Telur dapat membantu meningkatkan kadar high-density lipoprotein (HDL) alias kolesterol baik. Kadar HDL nan tinggi diketahui berangkaian dengan akibat nan lebih rendah terhadap stroke dan penyakit jantung.
Selain itu, beberapa jenis telur mengandung masam lemak omega-3 nan berfaedah untuk membantu menurunkan kadar trigliserida dalam darah. Kadar trigliserida nan terkontrol dapat mengurangi akibat terbentuknya plak pada pembuluh darah.
6. Membantu Menjaga Berat Badan
Bagi orang nan sedang menjalani program penurunan berat badan, telur bisa menjadi pilihan menu nan baik. Kandungan proteinnya bisa memberikan rasa kenyang lebih lama dibandingkan makanan tinggi karbohidrat sederhana.
Protein dalam telur juga membantu meningkatkan hormon nan menekan nafsu makan dan mengurangi hormon pemicu rasa lapar. Efek ini membikin seseorang lebih mudah mengontrol asupan makanan sepanjang hari.
7. Menguatkan Sistem Kekebalan Tubuh
Telur mengandung beragam nutrisi nan mendukung sistem imun, seperti masam amino, vitamin A, dan selenium. Ketiga unsur gizi tersebut berkedudukan dalam menjaga kegunaan sel kekebalan tubuh serta membantu pembentukan antibodi.
Selain itu, selaput nan terdapat di sekitar kuning telur mengandung glikopeptida tersulfasi nan dapat merangsang produksi makrofag, ialah sel imun nan berfaedah melawan jangkitan dan beragam penyakit.
Cara Mengonsumsi dan Menyimpan Telur dengan Tepat
Agar faedah telur dapat diperoleh secara maksimal, penyimpanan dan pengolahan nan tepat perlu diperhatikan. Telur sebaiknya disimpan dalam lemari es pada suhu sekitar 4 derajat Celsius dan dipastikan cangkangnya tidak retak alias rusak.
Untuk pilihan nan lebih sehat, telur dianjurkan diolah dengan langkah direbus dibandingkan digoreng. Penggunaan garam juga sebaiknya dibatasi untuk membantu menjaga tekanan darah tetap normal.
Dengan kandungan protein, vitamin, mineral, serta beragam senyawa bioaktif nan dimilikinya, telur menjadi salah satu makanan bergizi nan dapat mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Konsumsi telur dalam jumlah nan wajar dan diimbangi pola makan sehat dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian sekaligus menjaga tubuh tetap bugar. (Hello Sehat/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·