
7 Fakta Heboh Harga Tiket Pesawat Mahal saat Mudik Lebaran 2026, Timika-Padang Rp16 Juta (Foto: Kemenhub)
JAKARTA - Fenomena melonjaknya nilai tiket pesawat saat mudik Lebaran 2026 kembali terjadi. Padahal, pemerintah telah memberi potongan nilai tiket pesawat domestik 17 hingga 18 persen dari tarif dasar nan bertindak di masing-masing rute penerbangan nan bertindak pada 14–29 Maret 2026.
Namun, nyatanya saat ini masyarakat mengeluhkan nilai tiket pesawat mudik Lebaran 2026 nan tetap mahal. Bahkan, ada laporan nan menyebut nilai tiket pesawat hingga Rp16 juta untuk rute Timika-Padang.
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta gempar nilai tiket pesawat mahal saat mudik Lebaran 2026, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).
1. Kemenhub Buka Suara soal Mahalnya Harga Tiket Pesawat
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyoroti keluhan masyarakat mengenai mahalnya nilai tiket pesawat nan kembali mencuat saat periode mudik Lebaran. Pemerintah menilai persepsi tersebut tidak selalu mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan, lantaran sejumlah nilai tiket nan terlihat tinggi muncul dari rute penerbangan tidak langsung alias dengan beberapa kali transit.
Direktur Angkutan Udara Kemenhub Agustinus Budi Hartono mengatakan, kejadian tersebut kerap muncul di platform pemesanan tiket daring alias online travel agent (OTA). Ketika penerbangan langsung telah habis, sistem bakal menampilkan pengganti perjalanan dengan rute nan lebih panjang sehingga nilai tiket menjadi lebih mahal.
Agustinus Budi menegaskan, masyarakat perlu memahami bahwa nilai tiket sangat berjuntai pada rute penerbangan nan dipilih.
"Kalau kita lihat di media sosial seolah-olah nilai tiket sangat tinggi. Padahal setelah diperhatikan, rute nan ditawarkan oleh online travel agent itu rupanya rute dengan beberapa transit lantaran rute langsungnya sudah habis," ujar Agustinus dalam bertemu pers Kemenpar soal Isu Harga Tiket Pesawat Libur Lebaran, Selasa (17/3/2026).
2. Rute Penerbangan Transit
Dia mencontohkan temuan tiket penerbangan dari area timur Indonesia menuju Sumatera nan sempat viral lantaran dijual dengan nilai belasan juta rupiah. Setelah ditelusuri, tiket tersebut rupanya bukan penerbangan langsung namalain transit.
"Contohnya ada tiket dari Timika ke Padang alias dari Manokwari ke Padang nan harganya nyaris Rp16 juta sampai Rp17 juta. Padahal jika dihitung melalui rute normal semestinya tidak lebih dari sekitar Rp8 juta alias Rp9 juta," kata dia.
Menurutnya, rute tersebut memang tidak mempunyai penerbangan langsung sehingga penumpang kudu transit terlebih dulu di kota lain sebelum melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir. Kondisi inilah nan sering kali tidak dipahami masyarakat sehingga muncul persepsi bahwa nilai tiket melonjak tidak wajar.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·