67 Tahun Misi Kemanusiaan di Papua, Insiden Tragis Menimpa Maskapai AMA

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Satuan tugas operasi (Satgas Ops) Damai Cartenz 2026 menyatakan PT Associated Mission Aviation (AMA) selama puluhan tahun menjalankan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di Papua.

Pernyataan ini disampaikan menyusul kejadian penembakan dan pembakaran pesawat Pilatus PK-RCY di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Yahukimo, menewaskan pilot PT AMA, Captain Nicholas F Goselin (29), penduduk negara Amerika Serikat (AS). Selain itu, perihal tersebut juga disampaikan untuk membantah narasi beredar menyebut maskapai itu terlibat dalam aktivitas di luar misi kemanusiaan.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi langsung dengan manajemen PT AMA dan Uskup Jayapura selaku ketua misi untuk memastikan aktivitas nan dijalankan maskapai tersebut.

“Berdasarkan keterangan nan kami peroleh, PT AMA telah melayani penerbangan misi kemanusiaan dan pelayanan keagamaan di Papua selama 67 tahun. Baru kali ini mereka mengalami peristiwa nan sangat tragis seperti ini,” kata Yusuf dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (4/7/2026).

Yusuf mengungkapkan bahwa PT AMA selama ini murni memberikan pelayanan bagi gereja-gereja dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua. Yusuf juga menyampaikan duka cita atas meninggalnya pilot nan selama ini melayani penerbangan kemanusiaan di wilayah pedalaman Papua.

“Atas nama Satgas Operasi Damai Cartenz-2026, kami menyampaikan belasungkawa nan sedalam-dalamnya kepada family korban, pihak PT AMA, serta seluruh pihak nan terdampak atas peristiwa ini,” kata dia.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑