Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 08 Maret 2026 |10:24 WIB

BEI (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengungkapkan terdapat enam perusahaan beraset skala besar berada dalam pipeline (antrean) bakal melangsungkan Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia.
Selain itu, ada satu perusahaan beraset skala menengah berada dalam pipeline IPO, sehingga total terdapat tujuh perusahaan berada dalam pipeline IPO.
“Hingga saat ini, terdapat tujuh perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI,” ujar Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna dalam keterangan tertulis di Jakarta, dikutip Minggu (8/3/2026).
Adapun, kriteria perusahaan beraset skala besar ialah mempunyai aset di atas Rp250 miliar, dan perusahaan beraset skala menengah ialah beraset antara Rp50 miliar sampai Rp250 miliar. Ketentuan tersebut sebagaimana Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 53/POJK.04/2017.
Dari tujuh perusahaan dalam antrean IPO, dari sisi sektor, sebanyak tiga perusahaan sektor keuangan, dan satu perusahaan sektor transportasi dan logistik. Lalu, satu perusahaan sektor peralatan konsumen primer, satu perusahaan sektor energi, dan satu perusahaan sektor kesehatan.
Sepanjang tahun ini terhitung sampai 6 Maret 2026, BEI melaporkan belum ada perusahaan nan melangsungkan IPO di pasar modal Indonesia.
Maka itu total perusahaan tercatat di pasar modal Indonesia tercatat sebanyak 956 perusahaan per 6 Maret 2026 alias tetap sama seperti akhir 2025.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·