6 Fakta Penerima Bansos Terindikasi Judol: Terbanyak di Jabar, Transaksi Miliaran, Mayoritas Berstatus Anak

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 24 Agustus 2026 |07:05 WIB

 Terbanyak di Jabar, Transaksi Miliaran, Mayoritas Berstatus Anak

Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan 1.494.652 info penerima support sosial (bansos) nan terindikasi mengenai transaksi gambling online (judol). (Foto: Okezone.com/Freepik)

JAKARTA – Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan 1.494.652 info penerima support sosial (bansos) nan terindikasi mengenai transaksi gambling online (judol). Dari jumlah tersebut, lebih dari 1 juta info berasal dari personil family berstatus anak.

Temuan tersebut merupakan hasil pemadanan info Kemensos dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terhadap penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Sembako pada penyaluran triwulan II 2026.

Kemensos menegaskan bansos kudu digunakan untuk memenuhi kebutuhan family sesuai peruntukannya, bukan untuk aktivitas gambling online. Pemerintah juga memberikan kesempatan kepada family penerima faedah (KPM) untuk melakukan penjelasan andaikan merasa tidak pernah melakukan transaksi judol.

Berikut fakta-fakta mengenai temuan tersebut:

1. Ada 1,49 Juta Data Penerima Bansos Terindikasi Judol

Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial (Pusdatin) Kemensos Joko Widiarto mengatakan pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh penerima bansos pada triwulan II 2026 beserta personil family nan tercatat dalam satu kartu family (KK).

Dari hasil pemadanan data, Kemensos menemukan 1.494.652 info nan terindikasi mengenai transaksi gambling online.

“Penerima triwulan II kemarin kita cek semua, termasuk personil keluarganya dan kita dapati (1.494.652 terindikasi judol). Jadi ini ditangguhkan dulu, kita juga siapkan penggantinya, lantaran tetap banyak masyarakat lain nan butuh sebetulnya,” kata Joko.

Joko menjelaskan, indikasi transaksi judol tidak selalu dilakukan oleh penerima bansos. Transaksi dapat tercatat pada personil family lain nan masuk dalam satu KK, seperti anak, suami, istri, alias cucu.

2. Lebih dari 1 Juta Berstatus Anak

Berdasarkan komposisi personil keluarga, golongan berstatus anak menjadi nan paling banyak terindikasi melakukan transaksi gambling online, ialah lebih dari 1 juta data.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com