5 Tips Berkendara saat Terpapar Abu Vulkanik

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

JAKARTA - Debu vulkanik menimbulkan beragam akibat bagi masyarakat, termasuk pengguna kendaraan nan kudu tetap melakukan perjalanan. Paparan abu vulkanik dan debu di udara tidak hanya dapat mengurangi jarak pandang, tetapi juga berpotensi memengaruhi kondisi kendaraan serta kualitas udara di dalam kabin.

Diketahui, Gunung Anak Krakatau menggeliat aktif beberapa hari belakangan. Sebaran debu vulkanik juga sampai hingga wilayah Jabodetabek. 

Dalam menghadapi kondisi tersebut, pengguna kendaraan diingatkan untuk mengutamakan keselamatan berkendara serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi optimal sebelum dan setelah perjalanan. 

Selain kesiapan kendaraan, perhatian terhadap kualitas udara kabin juga krusial untuk menjaga kenyamanan pengemudi dan penumpang, khususnya ketika kendaraan melintasi area dengan konsentrasi debu alias abu vulkanik nan meningkat.

Apabila perjalanan tetap kudu dilakukan, pengguna kendaraan disarankan terlebih dulu memantau info dan pengarahan dari pihak berkuasa mengenai kondisi wilayah nan terdampak. Jika perjalanan dinilai tidak aman, menunda perjalanan merupakan pilihan nan perlu dipertimbangkan.

Ketika jarak pandang menurun akibat abu vulkanik alias debu, pengemudi perlu menyesuaikan kecepatan, menjaga jarak kondusif dengan kendaraan lain, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi jalan dan lingkungan sekitar.

Selain langkah berkendara, beberapa aspek kendaraan juga perlu diperhatikan untuk membantu menjaga keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.

Berikut lima langkah nan perlu diperhatikan pengguna kendaraan, sebagaimana dibagikan GAC Indonesia, Selasa (8/9/2026): 

1. Prioritaskan Keselamatan

Pantau info cuaca, kondisi aktivitas vulkanik, serta pengarahan dari pihak berkuasa sebelum bepergian. Apabila kondisi wilayah tidak memungkinkan untuk dilalui, pertimbangkan untuk menunda perjalanan.

2. Sesuaikan Kecepatan dan Cara Berkendara

Abu vulkanik dan debu dapat mengurangi jarak pandang serta membikin kondisi jalan lebih susah diprediksi. Kurangi kecepatan, jaga jarak kondusif dengan kendaraan di depan, dan tetap konsentrasi terhadap kondisi sekitar.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑