
5 Tips Atasi Sesak Napas akibat Abu Vulkanik, Ini Saran Dokter Tirta (Foto: Instagram)
JAKARTA — Paparan abu vulkanik dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama jika partikel abu terhirup berulang kali dalam jumlah banyak. Kondisi tersebut dapat memicu reaksi alergi, gangguan pada saluran pernapasan bagian atas, hingga bronkitis pada kondisi nan lebih berat.
Dokter Tirta membagikan sejumlah langkah nan dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi akibat gangguan pernapasan akibat abu vulkanik. Ia juga mengingatkan penduduk nan berada di wilayah terdampak agar membatasi aktivitas di luar ruangan.
“Buat kawan-kawan nan tinggal di Jabodetabek, Jawa Barat sekitarnya nan terdampak abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, ini saran dari saya,” ujar Dokter Tirta.
Berikut sejumlah tips nan disampaikan Dokter Tirta untuk mengurangi akibat sesak napas dan gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik:
1. Selalu Gunakan Masker Saat Beraktivitas di Luar
Masyarakat nan kudu melakukan aktivitas di luar ruangan di wilayah terdampak abu vulkanik disarankan menggunakan masker. Bahkan ketika abu nan terlihat relatif tipis, perlindungan saluran pernapasan tetap diperlukan.
Menurut Dokter Tirta, abu vulkanik nan terlalu sering terhirup dapat masuk ke saluran pernapasan dan memicu reaksi alergi serta gangguan pada saluran pernapasan bagian atas.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin women lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·