
5 Orang Tewas Akibat Ledakan Gas di Iran, 14 Terluka (BBC)
JAKARTA - Lima orang tewas dalam dua ledakan terpisah di Iran. Menurut pejabat setempat dan media pemerintah, ledakan disebabkan kebocoran gas.
1. Ledakan Gas di Iran
Seorang pejabat setempat kepada instansi buletin semi-resmi Iran, Mehr, mengatakan
satu orang tewas dan 14 lainnya luka-luka dalam ledakan di sebuah gedung apartemen di Kota Bandar Abbas di selatan, di pesisir Teluk.
Tehran Times nan dikelola pemerintah melaporkan, ledakan lain menewaskan empat orang di kota Ahvaz di barat daya.
Melansir BBC, Minggu (1/2/2026), perihal ini terjadi di tengah ketegangan nan terus bersambung di area tersebut setelah peningkatan pasukan AS di Teluk dan tekanan agar Teheran mencapai kesepakatan tentang program nuklirnya dari Presiden Donald Trump - nan mengatakan pada hari Sabtu bahwa Iran "sedang berbincang dengan" Washington.
Di kota pelabuhan Bandar Abbas, TV pemerintah mengatakan ledakan itu telah menghancurkan sebuah gedung berlantai delapan, menghancurkan dua lantai, beberapa kendaraan, dan toko-toko di wilayah Moallem Boulevard.
Kepala pemadam kebakaran setempat, Mohammad Amin Liaqat, mengatakan penilaian awal menunjukkan ledakan disebabkan kebocoran gas dan "penumpukan".
"Rekan-rekan saya bakal memberikan perincian lebih lanjut dalam beberapa jam ke depan," katanya dalam video nan diterbitkan Mehr.
Seorang pejabat regional, Mehrdad Hassanzadeh, mengatakan kepada instansi buletin tersebut, para korban luka telah dibawa ke rumah sakit.
Kantor buletin semi-resmi Tasnim membantah laporan media sosial bahwa seorang komandan angkatan laut Korps Garda Revolusi menjadi sasaran ledakan tersebut.
Di tempat lain, Tehran Times melaporkan ledakan kedua di sebuah gedung perumahan di lingkungan Kianshahr, Ahvaz, dekat perbatasan dengan Irak.
Dilaporkan, petugas darurat telah menyelamatkan seorang anak nan terjebak di bawah reruntuhan dan membawanya untuk perawatan medis.
8 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·