5 Makanan Beku Pilihan Ahli Gizi untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan

Sedang Trending 53 menit yang lalu
5 Makanan Beku Pilihan Ahli Gizi untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan ilustrasi(Magnific)

BAKTERI usus memengaruhi nyaris setiap aspek kesehatan manusia, mulai dari jantung, otak, metabolisme, hingga sistem kekebalan tubuh. Namun, menjaga kesehatan pencernaan tidak kudu selalu mengandalkan suplemen mahal. Berbagai whole foods dapat membantu menjaga usus bekerja optimal, dan lorong makanan beku di supermarket menjadi salah satu tempat paling praktis untuk menemukannya.

5 Makanan Beku

Berikut adalah lima makanan kaku pilihan mahir gizi nan dapat mendukung kesehatan usus Anda.

1. Edamame

Kedelai muda ini kaya bakal nutrisi pendukung usus. Joan Salge Blake, Ed.D., RDN, FAND, menyebut bahwa edamame kaya bakal serat (8 gram per cangkir). Selain menjaga pencernaan tetap teratur, serat edamame juga mendukung mikrobioma usus.

"Serat kedelai dapat difermentasi oleh kuman usus menjadi masam lemak rantai pendek, nan membantu mendukung sel-sel nan melapisi usus besar," jelas Patricia Bannan, M.S., RDN.

Edamame juga kaya protein nabati (18 gram per cangkir), khususnya beta-conglycinin, serta isoflavon nan mendukung kesehatan pencernaan dan metabolisme. Bannan menyarankan untuk menyajikannya dalam tumisan, salad, dip, alias bowl berbareng nasi cokelat dan saus miso-jahe.

2. Buah Beri (Tunggal alias Campuran)

Buah beri mengandung antioksidan polifenol nan membantu mengurangi peradangan usus dan memperkuat tembok usus. Marjorie Nolan Cohn, M.S., RDN, CEDS-C, menjelaskan bahwa beri kaku dibekukan dengan sigap saat dipanen sehingga nutrisinya tetap terjaga.

"Beri kaku sering kali apalagi lebih padat nutrisi daripada beri segar nan telah menempuh perjalanan jauh dan tak bersuara lama sebelum Anda membelinya di toko kelontong," kata Nolan Cohn.

Selain dicampur ke dalam smoothie, oatmeal, alias yoghurt, Nolan Cohn kerap memasukkannya langsung ke dalam adukan muffin sebelum dipanggang.

3. Brokoli

Brokoli kaku adalah sumber serat nan baik (6 gram per cangkir matang). "Jika Anda memberi makan kuman baik di usus Anda, mereka bakal berkembang dan mengalahkan kuman usus nan tidak sehat," terang Salge Blake.

"Brokoli juga mengandung fitonutrien, termasuk glukosinolat, nan dapat dimetabolisme oleh mikroba di saluran pencernaan Anda," tambah Salge Blake, nan menurut penelitian dapat mengurangi peradangan.

Bannan menyarankan langkah penyajian praktis: memanggang brokoli kaku langsung di suhu tinggi berbareng minyak zaitun, serbuk bawang putih, dan garam hingga kecokelatan.

4. Bawang

Bawang kaku kaya bakal fruktan, termasuk serat prebiotik berjulukan inulin, serta antioksidan kuersetin nan melindungi lapisan usus.

"Bawang merupakan sumber kaya fruktan, nan mencakup serat prebiotik berjulukan inulin. Prebiotik ini seperti makanan bagi kuman baik di usus Anda, membantu mereka tumbuh dan berkembang, nan dapat meningkatkan pencernaan lebih lancar, meredakan kembung, dan apalagi memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda," kata Nolan Cohn.

Nolan Cohn menambahkan bahwa bawang kaku tidak perlu dicairkan terlebih dahulu, cukup langsung ditumis di wajan panas.

5. Kacang Polong & Wortel

Kombinasi klasik ini memberikan dosis dobel untuk usus: kacang polong menyuplai protein nabati, sedangkan wortel menyediakan serat prebiotik (5 gram serat per cangkir matang). Salge Blake merekomendasikan untuk menambahkan satu paket kacang polong dan wortel kaku ke dalam sup sayuran kalengan untuk meningkatkan kandungan seratnya.

Tips Memilih dan Menyimpan Makanan Beku

  • Pilih Komposisi Minimal: Pilih produk dengan bahan tunggal tanpa tambahan gula, lemak, alias saus.
  • Tambahkan ke Makanan Favorit: Gunakan sebagai topping pizza, campuran pasta, alias taburan oatmeal.
  • Simpan dengan Benar: Atur suhu freezer pada 0°F (-18°C) dan gunakan kantong zip-top nan tertutup rapat setelah bungkusan dibuka agar terhindar dari freezer burn.

(Eating Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia