Kebiasaan sepele nan merusak jantung.(Dok. Capitol Cardiology)
PENYAKIT jantung sering kali dianggap muncul secara tiba-tiba, namun para mahir kesehatan memperingatkan bahwa kerusakan organ vital ini umumnya terjadi secara perlahan akibat kebiasaan sehari-hari nan dianggap sepele. Berdasarkan info nan dihimpun pada 17 Juni 2026, aktivitas berulang dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan pada sistem kardiovaskular secara signifikan.
Menurut ahli jantung dari Capitol Cardiology, terdapat lima kebiasaan buruk utama nan perlu diwaspadai untuk menjaga kesehatan jantung tetap optimal:
1. Terlalu Lama Duduk (Sedentary Lifestyle)
Duduk dalam lama lama dapat memperlambat sirkulasi darah dan memaksa jantung bekerja lebih keras. Kebiasaan bekerja berjam-jam di depan komputer tanpa jarak berpotensi meningkatkan tekanan darah, memicu kenaikan berat badan, hingga akibat pembekuan darah. Ahli menyarankan untuk melakukan peregangan alias melangkah ringan setiap 30 hingga 60 menit.
2. Kurang Tidur Berkualitas
Tidur adalah fase krusial bagi tubuh untuk menurunkan kadar hormon stres dan menstabilkan tekanan darah. Kurang tidur secara kronis membikin tekanan darah tetap tinggi dan memengaruhi metabolisme gula darah. Orang dewasa sangat dianjurkan untuk mendapatkan tidur berbobot selama 7 hingga 9 jam setiap malam.
3. Konsumsi Garam Berlebihan
Tingginya kadar natrium dalam makanan kemasan, saus, dan makanan sigap saji menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Hal ini meningkatkan volume darah nan membikin jantung kudu memompa lebih kuat, sehingga meningkatkan akibat hipertensi dan kandas jantung.
4. Konsumsi Gula dan Minuman Manis
Asupan gula berlebih, terutama dari minuman berpemanis, merupakan pemicu utama obesitas, peradangan sistemik, dan tekanan darah tinggi. Mengganti makanan olahan dengan sayuran, buah-buahan, dan protein tanpa lemak sangat disarankan untuk meringankan beban kerja jantung.
5. Stres Berkepanjangan
Kondisi stres kronis memicu pelepasan hormon nan meningkatkan debar jantung dan tekanan darah secara terus-menerus. Tanpa pengelolaan stres nan baik melalui relaksasi alias olahraga, jantung bakal berada dalam kondisi "siaga" nan melelahkan dan merusak jaringan otot jantung.
Peringatan Medis:
Jika Anda mengalami indikasi seperti jantung berdebar tidak teratur, nyeri dada, alias mudah capek saat beraktivitas ringan, segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Menjaga kesehatan jantung tidak selalu memerlukan perubahan drastis. Langkah sederhana seperti lebih aktif bergerak, membatasi asupan garam dan gula, serta menjaga pola tidur dapat memberikan perlindungan jangka panjang bagi sistem kardiovaskular Anda. (Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·