5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Belum Ditemukan, Pencarian Lanjut Hari ke-4

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta -

Tim SAR campuran melanjutkan proses pencarian lima wartawan dan tiga kru kapal nan lenyap di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda, pada hari ke-4. Hari ini Tim SAR menerjunkan enam kapal seperti kemarin untuk melakukan pencarian.

"Penambahan alut sebenarnya tetap alut nan sama. Sama dengan kemarin, seperti info nan kelak Bapak, Ibu lihat di belakang. Hanya mungkin di situ jika untuk personel nan terlibat secara keseluruhan 300 itu, 300 lebih itu sudah termasuk nan di posko ya," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Posko Gabungan SAR, Carita, Pandeglang, Kamis (10/9/2026).

Dia mengatakan tim SAR tetap berpatokan pada info BMKG. Dia menyebut semua upaya bakal dilakukan dalam proses pencarian.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua sektor, semua sektor ya, kita lakukan pencarian berasas info BMKG nan kami dapatkan. Untuk cuaca saat ini cerah berawan ya, mudah-mudahan sampai sore hari cerah berawan. Karena itu sangat mengganggu visibility andaikan ada perubahan," ujarnya.

Sementara itu, mengenai dengan helikopter, Amrad menyebut pihaknya tetap memandang kondisi di sekitar Gunung Anak Krakatau. Dia menilai cuaca kemarin tidak mendukung untuk pencarian melalui udara.

"Ya, untuk helikopter kami juga sudah berkoordinasi, ya. Kemarin juga sudah dicoba melakukan searching, sudah melakukan searching itu kurang lebih sampai di wilayah Pesisir Carita ya, dengan ketinggian kurang 15.000 feet dan sampai dengan 25.000 feet dan itu memang tidak ada tanda-tanda. Nah, untuk hari ini juga kita lihat dengan kondisi cuaca seperti ini," ujarnya.

Sebelumnya, pada Kamis (10/9), Tim SAR campuran belum menemukan keberadaan korban nan hilang. Petugas baru menemukan life jacket dan pelampung botol di sekitar wilayah Anyer.

"Dari semua hasil ini, untuk nan kita temukan ada life jacket dan pelampung botol, selebihnya dari enam sektor ini tetap nihil," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, di Posko Gabungan SAR, Carita, Pandeglang, Kamis (10/9/2026).

Al Amrad belum bisa memastikan apakah life jacket tersebut berasal dari kapal nan ditumpangi para jurnalis. Pihaknya bakal melakukan identifikasi terlebih dahulu.

Respons Pemilik Kapal soal Temuan Life Jacket

Pemilik kapal Arupadhatu 1, nan ditumpangi rombongan wartawan meliput Gunung Anak Krakatau, buka bunyi soal jaket pelampung hingga botol nan ditemukan TNI AL. Ia memastikan pelampung itu bukan nan berada di kapalnya.

Dalam foto nan diterima detikcom, jaket pelampung nan ditemukan berwarna jingga alias oranye. Sedangkan jaket nan ada di kapal Arupadhatu 1 berwarna merah dan hijau terang.

"Tadi konfirmasi ke kapten II, bukan punya Arupadhatu 1 katanya," kata pemilik kapal, Sandi Wiyasa kepada wartawan, Kamis (10/9/2026).

(aik/yld)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News