5 Fakta Temuan Mayat di Gardu LRT Pancoran Bikin Geger Warga

Sedang Trending 48 menit yang lalu
Jakarta -

Temuan mayat di gardu LRT di area Pancoran membikin gempar penduduk Jakarta. Terungkap bahwa mayit tersebut merupakan laki-laki tanpa identitas nan diduga hendak mencuri kabel gardu.

Berdasarkan catatan detikcom, Rabu (2/9/2026), temuan mayit itu berasal dari adanya aroma busuk menyengat nan tercium dari sekitar Stasiun LRT Pancoran, pada Selasa (1/9) sore menjelang malam. penduduk pun sempat memadati area bawah Stasiun LRT Pancoran hingga jembatan penyeberangan orang (JPO).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada malam hari, pukul 19.20 WIB, garis polisi sudah dipasang di dekat gardu listrik nan berada di bawah Stasiun LRT Pancoran. Saat itu, personil kepolisian hingga TNI juga sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP).

Berikut ini fakta-fakta temuan mayit nan membikin geger penduduk Jakarta:

Bukan Pegawai LRT

Pihak LRT Jabodetabek buka bunyi mengenai temuan mayit tersebut. LRT memastikan mayit itu bukan pegawai LRT.

"Itu nan terduga jenazahnya bukan dari pegawainya LRT," kata Manager of Public Relation LRT Jabodetabek Radhitya Mardika saat dihubungi, Selasa (1/9).

Kepastian itu, kata Radhitya, berasal dari tidak adanya pegawai LRT nan dilaporkan lenyap kontak hingga hari ini.

"Iya lantaran kan jika pegawai LRT terlihat jika ada nan lenyap satu alias bagaimana," jelas Radhitya.

Radhitya mengatakan pihaknya juga baru mengetahui adanya dugaan mayit dalam gardu listrik LRT Pancoran sore ini. Usai aroma busuk itu diduga berasal dari mayat, pihak LRT langsung menghubungi kepolisian untuk datang ke lokasi.

"Dari aroma itu, terus petugas datang cek dan lantaran ini berangkaian dengan jenazah makanya kita telepon kepolisian untuk melakukan identifikasi sesuai bidangnya," ucapnya.

Ada Luka Bakar di Tubuh Mayat, Ini Dugaan Penyebabnya

Polisi lantas menerjunkan tim identifikasi untuk melakukan pengecekan terhadap mayit tersebut. Ternyata terungkap ada jejak luka baka pada tubuh mayit tersebut.

Kapolsek Pancoran Kompol Suminto lampau menjelaskan dugaan penyebab kematian mayit tersebut. Ia mengatakan mayit tersebut diduga tersengat listrik tegangan tinggi.

"Naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi," kata Kompol Suminto di lokasi.

Suminto mengatakan belum ada info pasti soal kapan laki-laki tersebut meninggal dunia. Namun, dari pemeriksaan awal korban meninggal lantaran sengatan listrik.

"Nanti (soal kapan meninggalnya). Kalau baunya itu, mungkin lantaran sengatan listrik nan tegangan tinggi sehingga kita nggak tahu matinya pas, lantaran jika menurut keterangan PLN bahwa itu kena tegangan tinggi nan ada di sini," jelasnya.

Korban Hendak Curi Kabel

Kemudian, Suminto mengungkap korban diduga tewas saat hendak mencuri kabel. Suminto menjelaskan korban masuk dari area bawah.

"Ya, diduga Mr X mau mengambil kabel di gardu listrik tersebut," kata Kompol Suminto.

Suminto mengatakan korban saat ini belum bakal dibawa ke RS Polri Kramat Jati. Identitas korban belum diketahui.

"Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X. Sementara korban mau diautopsi di Rumah Sakit Kramat Jati," katanya.

Ada Gergaji di TKP

Lebih lanjut, Suminto juga menjelaskan temuan barang-barang korban di TKP. Ia menyebut salah satu temuan ialah gergaji.

"Kira-kira diprediksikan kabel nan mau diambil, lantaran perangkat nan dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik," ujar dia.

Sejumlah Kerusakan di Gardu Terungkap

Kemudian, pihak PLN UID Jakarta Raya juga buka bunyi atas temuan mayit di dalam gardu LRT tersebut. Pihak PLN mengungkap ada kerusakan pada gardu tersebut.

"Menanggapi info mengenai kejadian pada Gardu Hubung PLN di sekitar Stasiun LRT Pancoran, Jakarta Selatan, PLN bergerak sigap melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap aset kelistrikan di lokasi," kata Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya, Haris Andika, dalam keterangannya.

Haris menyebut terjadi kerusakan pada sejumlah aset PLN di gardu LRT tersebut. Salah satu nan rusak, kata dia, ialah pintu gardu LRT.

"Berdasarkan pemeriksaan awal, ditemukan kondisi kerusakan pada sejumlah bagian aset PLN. Pintu Gardu Hubung nan sebelumnya dalam kondisi terkunci ditemukan dalam keadaan rusak dan terbuka," ucap dia.

Selain itu, Haris menyebut ada sejumlah kabel dan komponen dalam gardu nan sudah berubah. "Petugas juga menemukan sejumlah kabel dan komponen di dalam gardu dalam kondisi tidak sebagaimana mestinya," imbuhnya.

(maa/yld)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News