Taufik Fajar
, Jurnalis-Minggu, 22 Maret 2026 |08:15 WIB

Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terus melemah dan sempat menembus level psikologis Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah tercatat melemah 39 poin alias sekitar 0,23 persen ke level Rp16.997 per dolar AS pada Senin 16 Maret 2026.
Mengacu pada info Bloomberg, Senin (16/3/2026) pukul 14.34 WIB, Rupiah mengalami depresiasi 0,25 persen ke posisi Rp17.000, melanjutkan tren negatif dari penutupan Jumat (13/3/2026) nan berada di level Rp16.958 per dolar AS.
Berikut fakta-fakta Sentuh Rp17.000 per USD nan dirangkum Okezone, Minggu (22/3/2026).
1. Dipicu Naiknya Geopolitik di Timur Tengah
Pengamat mata duit dan komoditas, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa tekanan terhadap Rupiah dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Pernyataan pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, mengenai penutupan Selat Hormuz menjadi pemicu utama lonjakan nilai minyak dunia.
Penutupan jalur vital nan dilalui 20 persen pasokan migas dunia ini dianggap sebagai gangguan pasokan paling signifikan dalam sejarah pasar energi, memicu kekhawatiran dunia bakal gelombang inflasi baru.
“Para pelaku pasar dan analis cemas lonjakan nilai minyak nan besar bakal berakibat ke seluruh bumi dalam corak guncangan inflasi,” ujar Ibrahim.
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·