: Mahasiswa pengunjuk rasa memadati Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (12/6/2026). Mahasiswa dan beragam komponen masyarakat berunjuk rasa untuk menuntut perbaikan tata kelola perekonomian nasional(l.ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/kye)
APARAT kepolisian menyiagakan sebanyak 5.955 personel campuran untuk mengawal jalannya tindakan unjuk rasa alias demo mahasiswa yang digelar di sejumlah titik di Jakarta pada Senin (15/6/2026). Personel tersebut disebar untuk memastikan keamanan di pusat-pusat konsentrasi massa.
Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengonfirmasi bahwa ribuan personel tersebut terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga tingkat Polsek jajaran.
Titik Konsentrasi Massa (15 Juni 2026):
- Jalan Medan Merdeka Selatan (Depan Balai Kota/Istana)
- Depan Gedung DPR/MPR RI (Jalan Gatot Subroto)
- Jalan Kwitang Raya
Pengamanan ini mencakup 3.651 personel Polri dan diperkuat oleh support 500 personel TNI. Langkah ini diambil sebagai antisipasi dinamika lapangan, mengingat pada pekan lampau tindakan serupa juga sempat berjalan di area Jalan M.H. Thamrin hingga Bundaran HI.
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Terkait arus kendaraan, pihak kepolisian menerapkan kebijakan rekayasa lampau lintas nan berkarakter situasional. "Rekayasa lampau lintas di letak mempertimbangkan jumlah massa di lapangan," ujar Iptu Erlyn dalam keterangan tertulisnya.
Masyarakat diimbau untuk mencari rute pengganti guna menghindari potensi kepadatan di sekitar Jalan Medan Merdeka Selatan dan area Senayan. Polisi juga menekankan agar para peserta tindakan tetap mengikuti prosedur manajemen dan menjaga ketertiban umum selama menyampaikan aspirasi.
| Polri (Polda, Polres, Polsek) | 3.651 Personel |
| TNI | 500 Personel |
| Total Gabungan | 5.955 Personel |
(H-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·