Cilegon -
Sebanyak 49 Siswa MTs Al Inayah, Cilegon, dilarikan ke Puskesmas diduga keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polisi melakukan penyelidikan terhadap peristiwa tersebut.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Silitonga mengatakan, dugaan keracunan makanan dari salah satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Cibeber itu terjadi pada Kamis (16/4). Martua mengaku pihaknya sudah mendatangi beberapa Puskesmas nan menangani siswa korban keracunan.
"Pas kami mengecek dari info nan ada di info dari berapa Puskesmas itu kurang lebih ada 49-an ya jika enggak salah 49 orang," kata Martua di Cilegon, Jumat (17/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gejala nan diderita puluhan siswa itu bervariasi, ada nan merasakan mual hingga pusing. Menurut polisi, saat ini para siswa itu dalam penanganan pihak medis.
"Yang kita kudu inventarisir setiap orang itu gejalanya gimana lantaran ada indikasi nan mual berkali-kali, ada nan indikasi pusing, ada juga gejala-gejala nan lain," ujarnya.
Polisi mengatakan, sumber makanan nan dikonsumsi siswa itu berasal dari SPPG di wilayah Cibeber. Polisi bergerak melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dengan mengambil beberapa sampel dan keterangan beragam pihak.
"Bahkan sampai ke pihak medis pun kelak kita bakal lakukan pemeriksaan. Alat bukti sebanyak-banyaknya kita bakal dapatkan, baik itu keterangan saksi, maupun perangkat bukti surat hasil lab, maupun perangkat bukti mahir menjelaskan, hasil perangkat bukti surat, maupun elektronik ya itu kelak kita bakal cek, baik CCTV maupun nan lain-lain," katanya.
(zap/zap)
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·