4 Perusahaan Diselidiki Terkait Kebakaran Hutan Kebakaran

Sedang Trending 10 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Sekretariat Negara Indonesia (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan empat perusahaan tengah dalam proses penyelidikan mengenai kebakaran rimba dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

"Yang tadi dilaporkan ada empat korporasi nan sedang dalam proses penyelidikan," ujar Prasetyo saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung penanganan karhutla di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8).

Prasetyo menegaskan, sesuai pengarahan Presiden Prabowo Subianto, andaikan ditemukan pelanggaran, pemerintah bakal mencabut izin perusahaan maupun perseorangan terkait.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam dua rapat koordinasi tadi terjadi salah satu penekanan dari Bapak Presiden dan kita semua bahwa bilamana ditemukan ada tindak pidana nan memang melanggar dan menyebabkan terjadinya kebakaran, itu kudu ditindak. Baik perorangan maupun korporasi korporasi maupun individu-individu alias siapa pun nan memberikan pengarahan alias perintah untuk melakukan pembakaran alias melakukan pembukaan lahan dengan langkah membakar," terangnya.

Prabowo, sambung Prasetyo, juga meminta pemerintah provinsi dan seluruh jejeran untuk memastikan penanganan sebaik-baiknya bagi masyarakat nan terdampak.

"Beliau (Prabowo) juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jejeran nan telah bekerja keras luar biasa, siang dan malam, berjibaku untuk memadamkan api ya, baik dari TNI, Polri, BNPB, ada juga BMKG, relawan-relawan juga banyak terlibat. Beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan nan setinggi-tingginya kepada seluruh nan telah bekerja keras memadamkan karhutla ini," ujar Prasetyo.

Lebih lanjut, Prabowo juga memerintahkan agar edukasi kepada masyarakat mengenai penghindaran aktivitas nan berpotensi memantik api terus dilakukan.

"Beliau (Prabowo) memberikan penekanan kepada kami semua untuk memberikan terus-menerus, tidak bosan, edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level nan paling bawah, untuk sekali lagi menghindari kegiatan-kegiatan nan dapat menyebabkan potensi munculnya api nan dalam kondisi seperti sekarang bakal sangat rawan lantaran bisa membesar dan merugikan kita semua," ujar Prasetyo.

(sfr)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional