4 Minuman Buruk yang Harus Dihindari di Pesawat Menurut Ahli Gizi

Sedang Trending 1 minggu yang lalu
4 Minuman Buruk nan Harus Dihindari di Pesawat Menurut Ahli Gizi ilustrasi(Magnific)

MENIKMATI minuman favorit di dalam kabin pesawat sering kali menjadi bagian dari rutinitas perjalanan bagi banyak orang. Namun, kelembapan udara nan sangat rendah serta perubahan tekanan kabin selama penerbangan dapat memicu beragam reaksi ketidaknyamanan pada tubuh, mulai dari dehidrasi hingga kembung.

Para mahir gizi memperingatkan bahwa pemilihan minuman nan kurang tepat dapat memperburuk kondisi tubuh saat berada di ketinggian ribuan kaki. Untuk menjaga kenyamanan pencernaan dan stamina selama penerbangan, berikut adalah empat jenis minuman terburuk nan sebaiknya dihindari saat naik pesawat:

1. Minuman Beralkohol

Ahli gizi Annie Nguyen menjelaskan bahwa mengonsumsi alkohol selama penerbangan dapat memicu dehidrasi berat dan meningkatkan rasa capek akibat pengaruh diuretiknya. Efek diuretik ini membikin tubuh kehilangan lebih banyak cairan melalui pembuangan urine. Penurunan kadar oksigen darah akibat tekanan kabin juga membikin akibat alkohol terasa lebih sigap dan kuat di tubuh, sehingga memicu pusing dan memperburuk indikasi jet lag.

2. Minuman Berkafein (Kopi dan Teh)

Sama seperti alkohol, kafein pada kopi, teh, dan minuman berenergi mempunyai sifat diuretik nan mempercepat pengeluaran cairan tubuh. Selain memicu dehidrasi dan meningkatkan gelombang buang air kecil, kualitas air seduhan kopi alias teh di dalam pesawat sering kali dikritik lantaran berasal dari tangki penampung pesawat nan berisiko kurang steril.

3. Minuman Bersoda dan Berkarbonasi

Gas karbonasi dalam soda bakal mengembang di dalam saluran pencernaan akibat penurunan tekanan udara di dalam kabin. Kondisi ini dapat menyebabkan perut terasa kembung, begah, hingga memicu nyeri akibat timbunan gas terperangkap. Selain itu, kandungan gula nan tinggi pada soda dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan kadar gula darah secara drastis.

4. Smoothies Kental dan Minuman Berbasis Susu (Milkshake)

Minuman nan padat, kaya lemak, alias tinggi kandungan susu memerlukan waktu lebih lama untuk dicerna oleh sistem pencernaan. Di saat sirkulasi tubuh dan pencernaan melambat akibat posisi duduk nan lama saat terbang, konsumsi minuman kental ini dapat memicu rasa begah, mual, dan rasa tidak nyaman di bagian perut.

Sebagai gantinya, para mahir menyarankan penumpang untuk memperbanyak konsumsi air putih dalam bungkusan botol segel alias teh herbal bebas kafein guna memastikan tubuh tetap terhidrasi dengan baik hingga sampai di tujuan. (Eating Well/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia