
4 Fakta Antrean BBM di Bali hingga Stok Pertalite Tinggal 16-18 Hari (Foto: Pertamina Patra Niaga)
JAKARTA - Pemerintah turun tangan mengatasi antrean panjang pembelian BBM di beragam SPBU wilayah Bali. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pun meminta kepada PT Pertamina (Persero) menambah armada kapal untuk meningkatkan pendistribusian ke wilayah nan terjadi kelangkaan.
Meski terjadi antrean panjang pembelian BBM di Bali hingga 3 kilometer (km), Bahlil memastikan stok BBM nasional tetap kondusif meski sekarang berada di level 16-18 hari. Bahlil juga memproyeksikan level persediaan BBM nasional nan tadinya 16 hari bisa meningkat dalam kurun waktu seminggu mendatang.
Pertamina juga tidak tinggal tak bersuara dalam mengatasi antrean BBM di Bali. Pertamina menambah pasokan BBM Pertalite hingga mengoperasikan SPBU selama 24 jam di beberapa lokasi. Meski sudah mulai terurai, namun tetap terjadi antrean.
Terbaru, Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menerapkan ganjil-genap pengisian BBM jenis Pertalite di Bali mulai Sabtu 17 Oktober 2026 hingga Senin 19 Oktober 2026.
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta antrean BBM di Bali hingga stok pertalite tinggal 16-18 hari, Jakarta, Minggu (18/9/2026).
1. Penyebab Antrean BBM di Bali
Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengungkapkan sejumlah penyebab antrean panjang pengisian BBM terjadi di SPBU Bali. Kondisi tersebut dipicu adanya hambatan pengedaran nan berasal dari gangguan teknis pada salah satu kapal pengangkut saat proses bongkar muat logistik BBM.
Simon menjelaskan, gangguan terjadi pada bagian jangkar kapal, nan membikin agenda sandar dan bongkar muat nan semula direncanakan Senin (12/10) pukul 06.30 pagi, mundur hingga kisaran 22.00 malam.
Selain itu, dia juga menyebut adanya aspek peningkatan konsumsi BBM bersubsidi masyarakat Bali. Kondisi ini terjadi lantaran disparitas nilai nan cukup jauh di pasaran. Hal ini membikin terjadi lonjakan penggunaan BBM bersubsidi nan turut memengaruhi dinamika pasokan di tingkat penyaluran bawah.
"Ya, tentunya memang salah satu lantaran Pertalite ya, itu kan nan subsidi, jadi ada porsi peningkatan penggunaan BBM bersubsidi tapi sekali lagi ini hanya salah satu aspek dan tentunya kita kudu memandang secara keseluruhan," kata Simon usai rapat berbareng Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (13/10/2026).
2. Bahlil Minta Pertamina Tambah Kapal
Untuk menjamin kelancaran pasokan pengedaran BBM ke wilayah nan mengalami kelangkaan. Bahlil menginstruksikan Pertamina menambah armada kapal untuk meningkatkan pendistribusian ke wilayah nan terjadi kelangkaan.
"Saya tadi memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi nan tidak diinginkan di daerah-daerah, agar bisa percepatan," kata Bahlil saat ditemui di Kementerian ESDM, Jumat (16/10/2026).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·