Feby Novalius
, Jurnalis-Minggu, 06 September 2026 |07:59 WIB

Bandara Soetta (Foto: Okezone)
JAKARTA - Sebanyak 33 penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, terdampak akibat indikasi sebaran abu vulkanik Krakatau pada Minggu (6/9/2026).
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) alias InJourney Airports menyebut akibat tersebut terjadi setelah Bandara Soekarno-Hatta ditetapkan berstatus Aerodrome Closed sebagai tindak lanjut hasil paper test nan menunjukkan adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area bandara.
Dari total 33 penerbangan terdampak, 16 penerbangan internasional dibatalkan, 7 penerbangan ditunda, dan 5 penerbangan dijadwalkan kembali. Sementara pada rute domestik, sebanyak 4 penerbangan dibatalkan dan 1 penerbangan dialihkan ke airport lain.
InJourney Airports kemudian mengaktifkan prosedur Service Recovery Activation (SRA) untuk menangani penumpang nan terdampak gangguan penerbangan. Layanan tersebut meliputi penyediaan makanan dan minuman ringan, pengantaran penumpang menuju hotel menggunakan bus melalui koordinasi dengan maskapai, serta penyediaan area unik di terminal.
Dampak sebaran abu vulkanik juga dirasakan di Bandara Radin Inten II Lampung. Status Aerodrome Closed di airport tersebut ditetapkan pada pukul 07.00–08.00 WIB dan berakibat terhadap tiga penerbangan domestik rute dari dan menuju Jakarta.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·