Rohman Wibowo
, Jurnalis-Senin, 08 Juni 2026 |07:45 WIB

Panas Bumi (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) mendapatkan pendanaan internasional setelah tiga proyek strategisnya resmi terdaftar dalam Green Book 2026 nan diterbitkan Bappenas.
Ketiga proyek tersebut mencakup Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW), PLTP Lumut Balai Unit 4 dengan 55 MW, serta PLTP Lahendong Unit 7–8 sebesar 50 MW.
Direktur Utama PGE Ahmad Yani menjelaskan masuknya proyek-proyek perseroan ke dalam daftar tersebut merupakan pengakuan konkret atas kesiapan PGE dalam memasuki fase pengembangan lanjutan, terutama di tengah peningkatan permintaan daya bersih dan dinamika ketahanan daya dunia.
Menurutnya, pencapaian ini tidak hanya membuka jembatan menuju beragam sumber pendanaan internasional untuk mempercepat realisasi proyek, tetapi juga memperkuat visibilitas dan daya tarik PGE di mata para calon mitra strategis maupun lembaga finansial global.
“Kami optimistis penguatan esensial bisnis, didukung portofolio proyek nan semakin matang, bakal menjadi fondasi krusial bagi pertumbuhan berkepanjangan Perseroan sekaligus mendukung agenda transisi daya nasional,” ujar Ahmad dalam keterangan resmi dikutip Senin (8/6/2026).
Melalui pencantuman ketiga proyek ini di dalam Green Book, pendanaan nan dikucurkan diharapkan bisa menyokong upaya perseroan dalam menjaga tingkat cost of debt nan tetap kompetitif serta meningkatkan nilai keekonomian proyek untuk jangka panjang.
“Selain membantu menjaga struktur pendanaan nan sehat dan mempertahankan cost of debt nan kompetitif, masuknya ketiga proyek ini juga berpotensi meningkatkan keekonomian proyek sehingga dapat memberikan nilai tambah nan berkepanjangan bagi Perseroan dan para pemangku kepentingan,” imbuhnya.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·