3 Polisi Gugur dalam Operasi Narkoba Katingan Naik Pangkat Luar Biasa

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Serangan tersebut menewaskan Aipda Yudhie Perdana Putra. Dia ditemukan meninggal bumi dengan luka akibat senjata tajam. Sementara itu, dua personil lainnya, Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, dinyatakan hilang.

Pencarian terhadap keduanya berjalan selama beberapa hari. Tim campuran nan terdiri atas personel Polda Kalimantan Tengah, Polairud, Kodim 1019/Katingan, Basarnas, dan masyarakat menyisir aliran sungai serta area rimba menggunakan tiga perahu karet dan delapan kapal ces kecil.

Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan lebih dulu pada Sabtu, 4 Juli 2026, sekitar pukul 15.55 WIB di DAS Katingan, seberang Desa Tumbang Lahang, Kecamatan Katingan Tengah.

Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono mengatakan Briptu Rangga dan Bripda Ryan menemukan korban dalam keadaan kaku, terapung, dan tersangkut di ranting kayu.

Temuan itu kemudian dilaporkan kepada tim campuran di posko sebelum jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi.

Sehari kemudian, Minggu, 5 Juli 2026, pencarian kembali membuahkan hasil. Sekitar pukul 08.42 WIB, tim menerima info dari Babinsa Rantau Asem, Kopda Imam, mengenai penemuan sesosok mayit di Sungai Desa Rantau Asem, sekitar empat kilometer dari letak kejadian di Desa Tumbang Kalemei.

Tim menuju letak dan memastikan jenazah tersebut adalah Aiptu Sumaryanto. Pada pukul 09.45 WIB, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palangkaraya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑