3 Nama Pesohor ini Disebut Mantan Asisten Jeffrey Epstein atas Dugaan Pelecehan

Sedang Trending 2 minggu yang lalu
3 Nama Pesohor ini Disebut Mantan Asisten Jeffrey Epstein atas Dugaan Pelecehan Jeffrey Epstein(AFP)

ANGGOTA parlemen Amerika Serikat nan menyelidiki mendiang pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein, sekarang mengalihkan perhatian mereka kepada tiga laki-laki baru. Langkah ini diambil setelah mantan asisten lama Epstein, Sarah Kellen, memberikan kesaksian dalam sidang tertutup Komite Pengawas DPR AS.

Ketua Komite Pengawas DPR, James Comer, mengungkapkan bahwa Kellen secara langsung mengidentifikasi dan menyebut nama ketiga laki-laki tersebut. Berdasarkan info sumber kepada CNN, mereka adalah Frederic Fekkai (penata rambut selebriti asal Prancis), Philip Levine (mantan Wali Kota Miami Beach), dan Patrick Demarchelier (fotografer fesyen Prancis nan telah meninggal bumi pada 2022).

Kellen menuduh Fekkai dan Levine telah melakukan kekerasan seksual terhadap dirinya. Sementara itu, Demarchelier dituduh telah memperlihatkan perangkat kelaminnya secara tidak layak di hadapan Kellen. Kendati demikian, hingga saat ini belum ada tuntutan pidana resmi nan dijatuhkan kepada ketiga laki-laki tersebut mengenai jaringan Epstein.

Perwakilan media Frederic Fekkai, Mark Herr, membantah keras tuduhan tersebut melalui sebuah pernyataan resmi.

"Tuan Fekkai sangat terkejut membaca kesaksian Nona Kellen. Tuan Fekkai tidak pernah melecehkan siapa pun. Dia tidak pernah berperan-serta dalam perilaku terlarangan apa pun. Dia tidak tahu apa-apa tentang kebobrokan alias perdagangan manusia nan menjijikkan dari Epstein. Dia tidak melakukan kesalahan apa pun," ujar Mark Herr.

Di sisi lain, Philip Levine sebelumnya pernah menyatakan kepada media WLRN bahwa hubungannya dengan Epstein hanya sebatas perkenalan biasa melalui temannya, Ghislaine Maxwell.

"Seperti nan telah saya nyatakan sebelumnya, satu-satunya hubungan saya dengan Jeffrey Epstein semata-mata timbul melalui mantan persahabatan saya dengan Ghislaine Maxwell. Saya hanya berjumpa Epstein beberapa kali. Saya tidak pernah berbisnis dengannya, tidak pernah mengunjungi pulaunya, dan tidak pernah terbang dengan pesawatnya. Saya menyesal pernah berjumpa dengannya," kata Levine saat itu.

Kellen sendiri merupakan sosok kontroversial dalam lingkaran intim Epstein. Meski sempat diselidiki penegak norma lantaran diduga membantu aktivitas terlarangan sang miliarder, Kellen menegaskan bahwa dirinya adalah korban manipulasi dan pelecehan emosional nan berat.

"Dia merawat saya, melecehkan saya secara seksual dan psikologis, mengendalikan saya, memanipulasi saya, mendominasi saya, dan membohongi saya (gaslit) hingga saya tidak bisa lagi membedakan mana pikiran saya dan mana pikirannya," ungkap Kellen dalam pernyataan pembukanya di hadapan parlemen.

James Comer menyatakan bahwa kesaksian baru dari Kellen ini memberikan petunjuk baru nan sangat berbobot bagi para penyelidik kongres untuk mengusut tuntas jaringan sekutu Epstein. (CNN/Z-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia