Para penyelamat membawa jenazah nan ditemukan dari bawah reruntuhan di letak gedung apartemen nan rusak akibat serangan rudal di Kyiv, Ukraina, Jumat (15/5/2026). (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)
Kyiv, didera gelombang serangan udara besar-besaran oleh Rusia sejak Rabu hingga Jumat waktu setempat. (via REUTERS/STATE EMERGENCY SERVICE OF UKRAI)
Serangan ini tercatat sebagai serangan drone paling berkepanjangan dan terbesar sejak perang dimulai, di mana tim penyelamat tetap terus berupaya mencari korban nan lenyap di bawah reruntuhan bangunan. (REUTERS/Stringer)
Di Kyiv, kerusakan paling parah terjadi pada gedung apartemen sembilan lantai di distrik Darnytskyi, di mana setidaknya 16 orang tewas, termasuk seorang gadis berumur 12 tahun. (REUTERS/Stringer)
Walikota Kyiv Vitali Klitschko menambahkan bahwa seorang gadis berumur 15 tahun juga termasuk di antara korban tewas, sementara satu laki-laki lainnya meninggal di rumah sakit akibat luka-luka nan dideritanya dalam serangan di sebuah stasiun pengisian bahan bakar. (REUTERS/Stringer)
Selain di Kyiv, serangan pada Jumat pagi juga menghantam kota Kharkiv nan melukai sedikitnya 28 orang, serta wilayah Odesa nan mencatat dua orang terluka. Gelombang serangan ini juga merusak prasarana daya penting, termasuk gardu induk listrik milik perusahaan DTEK dan jalur kereta api nasional Ukrzaliznytsia. (REUTERS/Stringer)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·