3 Duet Baru di Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nomor 1 Peraih Medali Emas Olimpiade!

Sedang Trending 5 bulan yang lalu

3 Duet Baru di Ganda Campuran Pelatnas PBSI, Nomor 1 Peraih Medali Emas Olimpiade!

Taufik Aderya/Apriyani Rahayu jadi duet baru racikan pelatnas PBSI. (Foto: PBSI)

TIGA ganda campuran baru Indonesia racikan PBSI menarik diulas. Salah satunya ada peraih lencana emas Olimpiade nan bakal mendapat tandem baru.

Ya, PBSI mengumumkan racikan baru untuk sektor dobel campuran. Hal ini dilakukan lantaran beragam alasan, salah satunya lantaran ada pemain nan sedang dalam kondisi tak fit hingga kudu menduetkan pasangannya dengan pemain lain.

Hadirnya duet-duet baru ini bukan hanya jadi penyegaran, tetapi juga diharapkan dapat membikin dobel campuran Indonesia lebih handal di turnamen-turnamen berikutnya. Lantas, siapa saja mereka?

Berikut 3 Ganda Campuran Baru Indonesia Racikan PBSI:

1. Taufik Aderya/Apriyani Rahayu

Taufik Aderya dan Apriyani Rahayu

Salah satu dobel campuran baru Indonesia racikan PBSI adalah Taufik Aderya/Apriyani Rahayu. Duet ini ramai disorot lantaran Apriyani diketahui merupakan peraih lencana emas Olimpiade Tokyo 2020 di sektor dobel putri.

Apriyani lebih diandalkan di sektor dobel putri sebelumnya. Duetnya dengan Greysia Polii apalagi bisa membuahkan lencana emas Olimpiade pertama di sektor dobel putri Indonesia.

Usai Greysia pensiun, Apriyani memang kerap berganti pasangan di dobel putri. Dia pernah berduet dengan Siti Fadia Silva Ramadhanti, Febi Setianingrum, hingga teranyar adalah Lanny Tria Mayasari. Namun, duetnya tetap kandas jaga performa apik secara konsisten untuk berbincang banyak di setiap ajang.

Kini, Apriyani bakal menjajal duet baru di sektor dobel campuran berbareng Taufik Aderya. Diketahui, Taufik adalah pemain muda di pelatnas PBSI. Lahir di Sungguminasa, 22 Januari 2006, Taufik baru berumur 20 tahun.

Taufik pun lolos ke pelatnas PBSI lewat jalur Seleksi Nasional pada Februari 2025. Dia belum bisa langsung berasosiasi di pelatnas PBSI lantaran dari hasil pemeriksaan kesehatan ada hambatan cedera di bagian lutut. Dia baru resmi gabung pada September 2025.

Awalnya, Taufik diplot untuk bermain di sektor dobel putra. Tetapi kini, dirinya juga siap berjuang di dobel campuran berbareng Apriyani. Duet ini bakal mentas juga di Ruichang China Masters Super 100 pada 10-15 Maret 2026.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com