Karhutla terjadi di Kabupaten Bangka Tengah, Sabtu (11/7/2026) malam menghanguskan lahan 1 hektare.(MI/Rendy Ferdiansyah)
TITIK panas (hotspot) nan diduga sebagai indikasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) mulai bermunculan di sejumlah wilayah di Provinsi Bangka Belitung (Babel). Berdasarkan info terbaru, satelit memantau puluhan titik panas nan tersebar di beragam kabupaten.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bangka Belitung, Budi Utama, mengungkapkan bahwa berasas info dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), saat ini terdeteksi sebanyak 24 titik panas di wilayah tersebut.
“Ke-24 titik panas itu tersebar di Bangka 1 titik, Bangka Barat 2 titik, Bangka Selatan 14 titik, Bangka Tengah 1 titik, Belitung 4 titik, dan Belitung Timur 2 titik,” kata Budi, Minggu (12/7).
Budi menjelaskan bahwa tingkat kecermatan titik panas tersebut rata-rata berada di nomor 8, nan berfaedah mengindikasikan kuat adanya kejadian karhutla di lapangan. Meski demikian, tim di lapangan terus melakukan pemantauan intensif sekaligus tindakan sigap untuk pemadaman.
Salah satu kejadian terbaru dilaporkan terjadi di Kabupaten Bangka Tengah pada Sabtu malam. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan dengan luas sekitar satu hektar.
“Sumber api belum kita ketahui dari mana, namun api sukses dipadamkan. Lahan nan terdampak kurang lebih satu hektar,” ujar Budi.
Kondisi cuaca saat ini dinilai sangat rawan memicu kebakaran lahan nan lebih luas. Oleh lantaran itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas nan memicu api.
“Kami mengimbau penduduk untuk tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuang puntung rokok nan tetap ada bara apinya. Kondisi cuaca seperti sekarang sangat rawan terjadi karhutla,” pungkasnya. (RF/E-4)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·