20 RT di Jaktim Kebanjiran Pagi Ini, Paling Parah di Bidara Cina

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Jakarta -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 20 RT di Jakarta Timur terendam banjir pagi ini. Tinggi banjir paling parah melanda wilayah Bidara Cina.

"Data genangan dan banjir di Kota Jakarta Timur hari ini kondisi sampai dengan pukul 09.00 WIB, jumlah kecamatan terdampak ada dua, dengan kelurahan terdampak tiga, sebanyak 11 RW, 20 RT," kata Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Administrasi Jakarta Timur Rangga Bima Setiawan, dikutip Antara, Senin (20/4/2026).

Bima mengatakan banjir terjadi sejak awal hari dan mengalami peningkatan signifikan dalam beberapa jam. Tinggi banjir terus bertambah ke sejumlah titik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banjir mulai terjadi sekitar pukul 03.00 WIB dengan ketinggian awal berkisar 20 hingga 50 cm," ujar Rangga.

Wilayah terdampak banjir itu tersebar di dua kecamatan, ialah Kecamatan Jatinegara dan Kecamatan Kramat Jati nan mencakup tiga kelurahan utama ialah Kampung Melayu, Cawang, dan Cililitan, serta sebagian wilayah Bidara Cina

Di Kelurahan Kampung Melayu tepatnya di Jalan Kebon Pala II, RW 04 dan RW 05 ketinggian air 150 cm lebih pada pukul 09.00 WIB. Kondisi serupa juga terjadi di sejumlah titik lain dengan kenaikan air nan cukup cepat.

Titik banjir terparah terjadi di Jalan Tanjung Lengkong, Gang Macan, RW 07, Kelurahan Bidara Cina. Banjir setinggi 180 cm melanda area tersebut.

"Ketinggian air sempat mencapai 180 sentimeter pada pukul 07.00 WIB sebelum berangsur turun menjadi 140 sentimeter pada pukul 09.00 WIB," ucap Rangga.

Di wilayah Kecamatan Kramat Jati, seperti di Kelurahan Cawang dan Cililitan, banjir juga mengalami peningkatan sejak awal hari. Di Jalan Taman Harapan dan Jalan Raya Kalibata, Gang Haji Maliki, ketinggian air mencapai 150 cm pada pagi hari, sedangkan di beberapa titik di Cililitan, genangan berkisar antara 30 hingga 70 cm.

Banjir tersebut berakibat pada 11 RW dan 20 RT, dengan jumlah penduduk terdampak mencapai 705 kepala family (KK) alias sekitar 2.259 jiwa. BPBD Jaktim melakukan pemantauan di letak terdampak serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan air.

"Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, terutama jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi," tutur Rangga.

(idn/dhn)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News