Liputan6.com, Jakarta - Wakil Komandan Pusat Polisi Militer (Wadanpuspom) Marsekal Pertama Bambang Suseno, mengatakan dua prajurit TNI terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM dan gas elpiji bersubsidi.
"Di tahun 2025 itu diduga ada dua personel nan terlibat mengenai dengan penyalahgunaan BBM," kata Suseno dalam bertemu pers di Lapangan Bhayangkara, Selasa (7/4/2026).
Suseno menambahkan, kedua personel tersebut masing-masing berada di Jawa Barat dan Jawa Tengah dan tetap dalam proses investigasi oleh Pomdam wilayah.
Mendapati adanya dugaan tersebut, Suseno menegaskan TNI bakal berkomitmen untuk menindak tegas dan tak bakal melindungi siapapun jika dalam pengembangan ditemukan tokoh intelektualnya.
"Jadi sesuai penyampaian saya awal bahwa kita berkomitmen bakal menindak tegas, tidak bakal melindungi. Jadi siapapun kelak jika dalam pengembangan investigasi ditemukan tokoh intelektual," tegasnya.
Belum Ada Anggota Polri Terlibat
Sementara itu, Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengatakan hingga saat ini belum ada personil Polri nan terlibat dalam perkara tersebut.
"Sampai hari ini kita belum menemukan personil Polri nan terlibat," jelas dia.
Meski begitu, Irhamni menegaskan andaikan ada personil Polri nan terlibat bakal ditindak sesuai dengan prosedur, serta perintah dari ketua Bareskrim maupun Polri.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·