Jakarta -
Dua pasukan penjaga perdamaian Malaysia dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) mengalami luka ringan. Mereka terluka akibat serangan di Lebanon Selatan pada Kamis kemarin.
"Pagi ini, serangan menghantam dekat konvoi logistik UNIFIL di desa Haris... Dua rekan penjaga perdamaian Malaysia kami terluka, untungnya hanya luka ringan, dan dua kendaraan mereka rusak," kata ahli bicara PBB Stephane Dujarric kepada wartawan, dilansir Antara, Jumat (12/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Konvoi tersebut dapat kembali ke pangkalan terdekat, tempat para penjaga perdamaian menerima perawatan, kata ahli bicara itu, seraya menambahkan bahwa kondisi mereka dinilai stabil.
"UNIFIL bakal menyelidiki sifat kejadian tersebut," kata Dujarric juga.
Pada 2 Maret, aktivitas Hezbollah memulai serangan roket dan drone terhadap Israel di tengah perang AS dan Israel melawan Iran.
Sebagai tanggapan, Israel melakukan serangan udara besar-besaran terhadap sasaran Hezbollah di pinggiran selatan Beirut, serta di Lebanon selatan dan timur, dan meluncurkan operasi darat di selatan negara itu.
Pada 16 April, perundingan nan dimediasi AS menghasilkan kesepakatan gencatan senjata, meskipun Israel terus melakukan serangan harian terhadap puluhan permukiman di Lebanon selatan. Hezbollah membalas dengan serangan terhadap pasukan Israel.
(azh/isa)
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·